JAKARTA PUSAT // MEDIATNI-POLRI.COM / Sejumlah mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Badan Gizi Nasional (BGN) yang berlokasi di Jalan Kebon Sirih, kawasan Gambir.
Dalam aksi tersebut, para mahasiswa secara bergantian menyampaikan orasi yang menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka memprotes kebijakan pemerintah yang dinilai mengambil alokasi anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Salah satu perwakilan mahasiswa menyampaikan bahwa anggaran sebesar 20 persen dari APBN yang seharusnya diperuntukkan bagi sektor pendidikan diduga dialihkan untuk program MBG yang dinilai belum memiliki arah yang jelas.
“Anggaran 20 persen APBN untuk pendidikan dipotong untuk MBG yang tidak jelas arahnya,” ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.
Mahasiswa menilai program MBG layak dihentikan karena dianggap telah menggeser fokus utama pembangunan pendidikan nasional.
Mereka juga mengkritisi potensi program tersebut sebagai alat pemerintah untuk memengaruhi masyarakat.
“Tujuan pendidikan adalah mengembangkan ilmu pengetahuan, bukan malah diarahkan pada program yang tidak berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas pendidikan,” lanjutnya.
Selain orasi, para demonstran juga membawa berbagai poster berisi kritik terhadap kebijakan tersebut. Poster-poster itu menyoroti dugaan pemborosan anggaran negara dalam pelaksanaan program MBG.
Aksi berlangsung dengan tertib di bawah pengawasan aparat keamanan setempat. Mahasiswa berharap pemerintah dapat mengevaluasi kembali kebijakan tersebut dan mengembalikan fokus anggaran pada peningkatan kualitas pendidikan nasional.
(Tikno)



























