Bitung, Sulawesi Utara, MEDIATNI-POLRI.COM ~ Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, melaksanakan kunjungan kerja ke Markas Yonif TP 916/Bara Sakti di Kota Bitung, Sulawesi Utara, Kamis (7/5). Kunjungan ini bertujuan untuk memberikan motivasi langsung sekaligus pengarahan strategis kepada seluruh prajurit di satuan tempur tersebut.
Dalam arahannya, Menhan Sjafrie menekankan pentingnya profesionalisme bagi setiap prajurit infanteri. Anggota Yonif TP 916/Bara Sakti dituntut tidak hanya tangguh dan disiplin dalam taktik militer, tetapi juga memiliki rasa cinta Tanah Air yang mendalam serta kepedulian yang tinggi terhadap kondisi sosial masyarakat di sekelilingnya.
Menhan menegaskan bahwa esensi pertahanan negara Indonesia bertumpu pada kedekatan antara militer dan rakyat, sesuai dengan doktrin Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).
“Kekuatan sejati TNI tidak hanya terletak pada kemampuan tempur atau modernisasi persenjataan, melainkan pada kedekatan dan ketulusan pengabdiannya kepada masyarakat. TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan sepenuhnya untuk rakyat,” tegas Menhan Sjafrie di hadapan para prajurit.
Selain memberikan pengarahan terkait tugas pokok pertahanan, Menhan Sjafrie juga secara khusus menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kontribusi aktif prajurit Yonif TP 916/Bara Sakti dalam kegiatan gerakan sosial “Indonesia Asri” di Manado.
Program kebersihan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat ini merupakan bagian dari agenda nasional yang digagas berdasarkan arahan langsung Presiden RI guna mendorong terciptanya lingkungan hidup yang sehat sekaligus membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
Kunjungan kerja ini ditutup dengan sesi tatap muka langsung, di mana Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menyempatkan diri menyapa dan membakar semangat para prajurit penjaga kedaulatan di wilayah utara Sulawesi tersebut.



























