PRINGSEWU // MEDIATNI-POLRI.COM/ Suasana haru bercampur bangga mewarnai prosesi pelepasan purna bakti dua personel terbaik Polres Pringsewu, Kompol Bambang Sugiono dan AKP Madiyanto. Tangis, pelukan hangat, serta senyum penuh kenangan menjadi bagian tak terpisahkan dalam momen sakral tersebut.
Kedua personel yang mengakhiri masa tugasnya itu dilepas melalui tradisi pedang pora, didampingi oleh istri dan anak-anak mereka.
Prosesi berlangsung khidmat, dipimpin langsung oleh Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra bersama Ketua Bhayangkari Ny. Ayu Yunnus. Selasa (12/5/2026)
Kompol Bambang Sugiono mengakhiri kariernya dengan jabatan terakhir sebagai Kasi Pengawasan Polres Pringsewu, sementara AKP Madiyanto menutup masa dinas sebagai Kanit Intelkam Polsek Pringsewu Kota.
Yang membuat pelepasan kali ini terasa istimewa, kedua purnawirawan tersebut diantar langsung oleh Kapolres keluar dari Mapolres menggunakan kendaraan jeep klasik bergaya militer terbuka, sebagaimana terlihat dalam prosesi.
Kendaraan unik ini menambah nuansa simbolik—menggambarkan perjalanan panjang pengabdian yang kini sampai di garis akhir dengan penuh kehormatan.
Sepanjang prosesi, suasana emosional tak terbendung. Rekan-rekan sejawat tampak memberikan penghormatan terakhir, disertai pelukan hangat dan lambaian tangan penuh haru.
Beberapa anggota bahkan terlihat menitikkan air mata saat melepas dua sosok yang selama ini menjadi bagian dari keluarga besar Polres Pringsewu.
Kapolres Pringsewu AKBP M. Yunnus Saputra dalam sambutannya menyampaikan apresiasi tinggi atas dedikasi dan pengabdian kedua personel tersebut.
“Purna bakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal untuk terus berkarya di tengah masyarakat. Kami mengucapkan terima kasih atas loyalitas, integritas, dan dedikasi yang telah diberikan selama bertugas,” ujarnya.
Sementara itu, Purn. Kompol Bambang Sugiono yang merupakan warga Pringsewu mengaku akan menikmati masa pensiun dengan lebih dekat bersama keluarga serta berkontribusi di lingkungan masyarakat.
“Saya ingin lebih banyak waktu bersama keluarga, sekaligus tetap aktif dalam kegiatan sosial di lingkungan tempat tinggal. Pengabdian tidak berhenti, hanya bentuknya yang berbeda,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Purn. AKP Madiyanto juga menyampaikan rasa syukur atas perjalanan kariernya di kepolisian.
“Saya bersyukur bisa menyelesaikan tugas dengan baik. Ke depan, saya ingin menjalani hidup lebih tenang, namun tetap bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Pelepasan ini bukan hanya seremoni, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian akan selalu dikenang, dan setiap akhir adalah awal dari perjalanan baru yang penuh makna.
(*)



























