BEKASI // MEDIATNI-POLRI.COM / Polsek Setu menggelar kegiatan analisa dan evaluasi atau anev bersama jajaran Unit Binmas dan Unit Intelkam sebagai langkah memperkuat kesiapan pengamanan serta deteksi dini menjelang Pilkades Serentak 2026 di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi.
Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Mapolsek Setu, Jalan Raya Letjen R. Suprapto No. 03, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Rabu, 8 Juli 2026.
Anev dipimpin langsung Kapolsek Setu AKP Usep Aramsyah, S.H., M.H., dan diikuti Wakapolsek Setu IPTU Nrimo, Kanit Binmas, Kanit Intelkam, 11 Bhabinkamtibmas, serta anggota Unit Intelkam Polsek Setu.
Dalam arahannya, Kapolsek Setu menekankan pentingnya kepekaan anggota terhadap dinamika kamtibmas di tingkat desa, khususnya menjelang tahapan Pilkades Serentak yang dijadwalkan berlangsung pada 20 September 2026.
Menurutnya, situasi di tingkat masyarakat perlu terus dipantau melalui pendekatan yang humanis, komunikasi aktif, serta langkah pencegahan sejak dini.
Bhabinkamtibmas diminta menjadi mata dan telinga kepolisian di lapangan, sekaligus menjaga ruang sosial masyarakat agar tetap sejuk selama tahapan demokrasi desa berlangsung.
“Situasi di bawah yang paling mengetahui adalah rekan-rekan di lapangan. Karena itu, setiap perkembangan harus dimonitor, dikomunikasikan, dan dicegah sejak awal agar tidak berkembang menjadi gangguan kamtibmas,” menjadi salah satu penekanan dalam kegiatan tersebut.
Kapolsek juga mengingatkan seluruh jajaran agar memahami perbedaan regulasi pelaksanaan Pilkades dengan Pilkada.
Anggota diminta memastikan tidak ada ujaran kebencian, provokasi, maupun tindakan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan selama tahapan Pilkades berjalan.
Selain fokus pada Pilkades, Polsek Setu juga membahas sejumlah isu kamtibmas lain, mulai dari pengawasan terhadap potensi peredaran obat daftar G, minuman keras, pencurian kendaraan bermotor, hingga pemantauan kegiatan pelayanan publik dan lingkungan pendidikan.
Kanit Intelkam IPTU Erry Sasongko menyampaikan bahwa tahapan pendaftaran calon kepala desa akan berlangsung mulai 26 Juli hingga Agustus 2026.
Karena itu, koordinasi dengan panitia Pilkades, pemerintah desa, serta unsur terkait perlu terus diperkuat agar setiap perkembangan dapat dipantau secara akurat.
Sementara itu, Kanit Binmas IPTU Budiawan menekankan pentingnya soliditas anggota dalam menjalankan tugas pembinaan masyarakat. Ia meminta jajaran Binmas tetap menjaga disiplin, menghindari pelanggaran, serta memperkuat pola kerja bersama di setiap desa.
Dalam sesi laporan wilayah, para Bhabinkamtibmas menyampaikan perkembangan situasi di desa masing-masing. Sejumlah perhatian diarahkan pada dinamika calon kepala desa, potensi kerawanan sosial, pengawasan peredaran barang terlarang, hingga upaya menjaga komunikasi dengan tokoh masyarakat dan aparatur desa.
Polsek Setu menegaskan bahwa kesiapan menghadapi Pilkades tidak hanya bertumpu pada pengamanan saat hari pemungutan suara, melainkan dimulai dari pemetaan sosial, penggalangan, pembinaan masyarakat, serta deteksi dini di setiap tahapan.
Melalui kegiatan anev ini, Polsek Setu berharap seluruh anggota semakin siap menjalankan tugas di lapangan. Sinergi antara kepolisian, pemerintah desa, panitia Pilkades, tokoh masyarakat, dan warga menjadi kunci dalam menjaga situasi Kecamatan Setu tetap aman, tertib, dan terkendali.
(Jefry Gobang)




























