LANDAK // MEDIATNI-POLRI.COM/ Polsek Sengah Temila ~Polres Landak ~ Polda Kalbar ~Kehadiran polisi di tengah masyarakat tak selalu harus diwarnai dengan penindakan. Saat melaksanakan patroli siang, personel Polsek Sengah Temila, Polres Landak, justru menunjukkan pendekatan humanis dengan menyempatkan diri menyapa dan berdialog bersama seorang remaja yang ditemui sedang berada di tepi jalan wilayah Kecamatan Sengah Temila, Kabupaten Landak, Minggu (9/8/2026).
Momen sederhana tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat, khususnya generasi muda.
Petugas tidak hanya memantau situasi keamanan di sepanjang jalur patroli, tetapi juga memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas secara langsung dan persuasif.
Dalam pertemuan tersebut, polisi mengingatkan agar para remaja senantiasa menjaga keselamatan diri, menjauhi pergaulan yang dapat membawa pengaruh negatif, tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba maupun minuman keras, serta menghindari berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merugikan masa depan.
Petugas juga mengajak generasi muda untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial, tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya, serta ikut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Pendekatan seperti ini sejalan dengan pola patroli dialogis yang selama ini dikedepankan Polsek Sengah Temila, yakni tidak sekadar melakukan pemantauan, tetapi juga membangun komunikasi langsung dengan masyarakat guna memperkuat kemitraan dalam menjaga kamtibmas.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sengah Temila AKP Triyono, S.H., menjelaskan secara terpisah, bahwa patroli merupakan salah satu bentuk kehadiran Polri untuk memberikan rasa aman sekaligus menjalin kedekatan dengan masyarakat.
“Patroli bukan hanya untuk memantau situasi dan mencegah terjadinya gangguan kamtibmas. Ketika personel bertemu masyarakat, termasuk para remaja, kami manfaatkan untuk berkomunikasi, menyapa dan memberikan imbauan yang bersifat edukatif,” jelas AKP Triyono.
Lanjut Kapolsek menambahkan, generasi muda memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. Karena itu, pihaknya terus mendorong personel agar mengedepankan komunikasi yang humanis saat bertemu masyarakat di lapangan.
“Kami berharap para remaja dapat mengisi waktu dengan kegiatan yang positif, menjaga pergaulan, menghormati orang tua dan lingkungan, serta tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat membawa mereka pada permasalahan hukum. Lebih baik mencegah sejak awal daripada harus berhadapan dengan hukum di kemudian hari,” tambahnya.
Menurutnya, teguran dan imbauan yang disampaikan secara santun akan lebih mudah diterima oleh masyarakat. Kehadiran polisi diharapkan bukan hanya dirasakan ketika terjadi persoalan, tetapi juga hadir sejak dini sebagai pelindung, pengayom dan mitra masyarakat.
Langkah sederhana berupa menyapa, berdialog dan memberikan nasihat kepada remaja di pinggir jalan tersebut menjadi gambaran bahwa patroli kepolisian tidak semata-mata tentang pengawasan.
Lebih dari itu, patroli menjadi ruang untuk membangun kepercayaan, menanamkan kesadaran kamtibmas, sekaligus memastikan generasi muda tetap berada pada jalur yang positif.
(*)



























