OGAN ILIR // MEDIATNI-POLRI.COM/ 2 September 2026 Babinsa Koramil 402-07/Indralaya Kodim 0402/OKI-OI berjibaku melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Pulau Kabal, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir. Upaya pemadaman dilakukan hingga malam hari untuk mencegah api kembali meluas dan mengancam lahan di sekitarnya.
Kebakaran tersebut menghanguskan lahan dengan luas diperkirakan mencapai 10 hektare. Kondisi lahan yang didominasi semak belukar dan rerumputan kering, ditambah hembusan angin, membuat api dengan cepat menjalar sehingga membutuhkan penanganan secara intensif.
Para Babinsa terus berupaya memadamkan titik-titik api serta melakukan pendinginan pada area yang telah terbakar.
Meski kondisi sudah malam dan jarak pandang terbatas, personel tetap melanjutkan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan.
Setelah dilakukan pemadaman dan pendinginan secara intensif, kegiatan penanganan karhutla tersebut selesai pada pukul 23.45 WIB.
Personel memastikan titik-titik api yang berhasil dijangkau dalam kondisi aman guna mengantisipasi munculnya kembali api.
Danramil 402-07/Indralaya Lettu Kav Adam mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya karhutla.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api dapat dengan mudah menyebar dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” ujar Lettu Kav Adam.
Ia juga mengajak masyarakat agar segera melaporkan kepada Babinsa, aparat desa, maupun petugas terkait apabila menemukan adanya titik api atau kepulan asap di wilayah sekitar.
Upaya pemadaman hingga larut malam tersebut merupakan bentuk respons cepat dan kepedulian Babinsa dalam membantu penanganan karhutla sekaligus menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.
Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, aparat terkait dan masyarakat sangat diperlukan dalam mencegah serta menanggulangi karhutla di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.
(*)



























