PRINGSEWU // MEDIATNI-POLRI.COM/ Pascahujan abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, jajaran Polres Pringsewu terus bergerak cepat di tengah masyarakat. Tak hanya membagikan masker secara cuma-cuma di jalan raya, aparat kepolisian kini turun langsung menyingsingkan lengan baju untuk membersihkan fasilitas ibadah dan fasilitas umum yang terselimuti material debu vulkanik.
Pemandangan gotong royong itu salah satunya terlihat di Masjid Jami, Pekon Pardasuka, Kecamatan Pardasuka, Kabupaten Pringsewu pada Senin (7/9/2026).
Personel Polsek Pardasuka bersama pengurus takmir dan warga sekitar tampak kompak bahu-membahu menyapu serta menyemprot sisa-sisa abu vulkanik yang menempel di area rumah ibadah tersebut.
Bermodalkan sapu, serokan, dan selang air seadanya, petugas bersama warga membersihkan halaman, selasar, hingga tempat wudu agar masyarakat bisa kembali beribadah dengan nyaman dan khusyuk tanpa khawatir gangguan pernapasan.
Mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra, Kapolsek Pardasuka Iptu Bastari Supriyanto menegaskan bahwa aksi bersih-bersih ini merupakan bagian penting dari langkah percepatan penanganan pascabencana, guna memastikan aktivitas warga serta kebersihan lingkungan cepat pulih seperti sedia kala.
“Kegiatan gotong royong ini adalah bagian dari komitmen penanganan pascabencana di wilayah Pringsewu. Kami ingin memastikan sarana publik dan tempat ibadah segera pulih dan steril dari abu berbahaya,” ujar Iptu Bastari.
Iptu Bastari menambahkan, meski situasi mulai membaik, kewaspadaan bersama tetap menjadi kunci utama.
“Berdasarkan pantauan kami, sebaran abu vulkanik saat ini memang cenderung menurun. Namun, kami meminta warga tidak lengah dan tetap waspada. Bila beraktivitas di luar rumah, tetap biasakan memakai masker atau pelindung mata untuk menghindari iritasi dan gangguan ISPA,” jelasnya.
Selain imbauan penggunaan masker, ia juga mengingatkan warga terkait keselamatan kelompok rentan serta sanitasi lingkungan di rumah masing-masing.
“Bagi keluarga yang memiliki anak-anak, lansia, atau anggota keluarga yang punya riwayat sesak napas, sebaiknya batasi dulu aktivitas di luar ruangan sampai udara benar-benar bersih. Jangan lupa juga untuk menutup rapat tempat penampungan air minum serta mencuci bersih sayur maupun makanan sebelum diolah agar terhindar dari kontaminasi zat kimia abu vulkanik,” tambahnya.
Terakhir, Iptu Bastari mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menyaring setiap informasi yang beredar.
“Kami mohon masyarakat jangan mudah panik oleh kabar yang belum jelas kebenarannya. Percayakan pembaruan informasi resmi dari pihak berwenang seperti BMKG, PVMBG, maupun aparat kepolisian. Jika ada kendala di lingkungan, segera hubungi bhabinkamtibmas atau polsek terdekat,” pungkasnya.
Kerja bakti bersama tersebut mendapat sambutan hangat dari para tokoh agama dan masyarakat setempat. Berkat sinergi sederhana ini, Masjid Jami Pekon Pardasuka kini telah bersih kembali dan siap menyambut jemaah untuk beribadah dengan aman dan nyaman.
(*)




























