LANDAK // MEDIATNI-POLRI.COM/ Polsek Ngabang~ Polres Landak~ Polda Kalbar ~ Secangkir kopi ternyata bisa menjadi cara sederhana untuk membuka ruang komunikasi dan mempererat kedekatan antara polisi dengan masyarakat. Suasana santai sembari berbincang bersama warga dimanfaatkan personel Polsubsektor Jelimpo Polsek Ngabang untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, termasuk mengajak masyarakat bersama-sama mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Dengan pendekatan yang humanis, personel Polsubsektor Jelimpo menyambangi warga di tengah aktivitas sehari-hari. Bukan sekadar datang dan menyampaikan imbauan, kehadiran polisi juga diwarnai sapaan hangat setiap kali bertemu masyarakat.
“Kalau bertemu warga, kami selalu berusaha menyapa. Dari sapaan sederhana itulah komunikasi bisa terbangun dan warga pun merasa lebih dekat dengan polisi,” ujar salah satu personel Polsubsektor Jelimpo.
Pada Sabtu (3/10/2026), kegiatan sambang kembali dilakukan sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, personel menyampaikan imbauan pencegahan karhutla, terutama agar masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Warga juga diajak untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Plt. Kapolsek Ngabang Iptu Rinto, S.Sos., S.H., mengatakan bahwa kegiatan sambang merupakan salah satu langkah kepolisian dalam membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat.
Menurutnya, pendekatan secara langsung dan humanis diharapkan dapat membuat pesan-pesan kamtibmas lebih mudah diterima masyarakat.
“Polisi tidak hanya hadir ketika terjadi permasalahan, tetapi juga harus hadir di tengah masyarakat untuk mendengarkan, menyapa dan memberikan edukasi. Dengan komunikasi yang baik, berbagai potensi gangguan kamtibmas maupun karhutla dapat kita cegah bersama,” ungkapnya.
Lanjut Plt. Kapolsek menambahkan, pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Kesadaran untuk tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan menjadi bagian penting dalam menjaga lingkungan sekaligus mencegah dampak yang lebih luas.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan membuka lahan dengan cara membakar karena dampaknya dapat merugikan diri sendiri maupun masyarakat lainnya. Apabila menemukan adanya kebakaran, segera laporkan kepada pihak terkait agar dapat ditangani secepat mungkin,” tambahnya.
Sumber : Humas Polsek Ngabang




























