MAPIA // MEDIATNI-POLRI.COM / Danramil 1705-06/Mapia Lettu Inf Frits melaksanakan kegiatan komsos bersama Tripika dan seluruh komponen masyarakat dalam rangka membahas untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban yang ada di Distrik Mapia ini,bertempat di Makoramil 1705-06/Mapia Kampung Bomomani, Distrik Mapia,Kabupaten Dogiyai. Senin (21/04/2025).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai berikut:
1.Yohanes Butu,Amd.S.sos (Kepala Distrik Mapia)
2.Lettu Inf Frits Karubaba (Danramil 1705-06/Mapia)
3.Ipda Fredrik Demetouw (Kapolsek Mapia)
4.Letda Inf Dion Reksa Gilang Tara (Danpos Satgas Mapia Yonif 756/WMS)
5.Emilianus Tigi (Kepala Kampung Bomomani)
6.Fabianus Tigi (Anggota Dewan)
7.Wellem Tigi (Dewan Paroki Bomomani)
8.Osea Wakey (Tokoh Intelektual)
9.Bapak Yermias Gobay (Tokoh masyarakat)
10.Aten Iyai (Tokoh Pemuda)
Dalam kegiatan tersebut membahas masalah Situasi keamanan, kenyamanan dan ketertiban masyarakat kampung Bomomani Distrik Mapia kab. Dogiyai dan mempererat silaturahmi dan sinergitas TNI- POLRI menjaga hubungan agar selalu baik antara aparat dengan masyarakat dan seluruh komponen masyarakat lainnya,
maka kegiatan komsos akan terus di lakukan oleh setiap Prajurit TNI, terutama Aparat komando kewilayahan dimana pun berada, sehingga kita dapat merebut hati dan pikiran masyarakat.
Adapun beberapa penyampaian sebagai berikut :
1.Yohanes Butu,Amd.S.sos selaku Kepala Distrik Mapia menyampaikan pertemuan kita kali ini membahas tentang miras karena ini merupakan sumber Pokok permasalahan yang ada,untuk masalahna yang kemarin2 tidak usah di ingat2 lagi, untuk kedepan nya kita perbaiki demi keamanan dan kenyamanan di wilayah kita.
2.Lettu Inf Frits Karubaba selaku Danramil 1705-06/ Mapia menyampaikan bahwa :
a.masalah miras saya meminta kepada pemerintah kabupaten Dogiyai,untuk perda tolong di tegakkan Karena miras itu sumber awal dari permasalahan.
b.kita komitmen untuk situasi normal agar
kita menyiapkan tempat untuk kegiatan seperti komsos dan juga tempat parkir kendaraan umum belum ada.
c.wilayah kita Distrik Mapia ini termasuk daerah rawan konflik, untuk itu saya berharap kepada seluruh masyarakat yang ada disini agar membantu untuk menjaga keamanan dan ketertiban sehingga masyarakat yang melaksanakan aktifitas sehari-hari,merasa aman dan nyaman.
3.Ipda Fredrik Demetouw selaku Kapolsek Mapia menyampaikan bahwa masalah miras ini sudah lama saya tekan kan dan di sampaikan agar kita tertibkan Karena miras ini merupakan sumber permasalahan dan kami dari Polsek Mapia sebagai Kamtibmas mengharapkan situasi yang aman dan kondusif.
4.Letda Inf Dion Reksa Gilang Tara (Danpos Satgas Mapia Yonif 756/WMS)
a.Saya prihatin melihat situasi saat ini tidak baik-baik saja dan berterimakasih kepada bapak-bapak yang ada di sini juga berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban.
b.kami sebagai aparat yang hadir disini hanya untuk menjaga wilayah dan tidak ada niat untuk mencelakakan orang.
5.Fabianus Tigi (Anggota Dewan)
a.masalah miras ini kita harus cari tahu siapa yang menjual miras ini tidak menutup kemungkinan yang jual miras ini bisa jadi aparat sendiri atau masyarakat.
b.Saya setuju dengan di buatnya perda untuk mencegah ber edarnya miras dan satu lagi penjualan pinang juga di larang,jadi saya saran nanti kita pasang baliho untuk perda ini.
6.Yermias Gobay selaku tokoh masyarakat,menyampaikan bahwa kami juga mendukung dan setuju untuk menciptakan situasi Distrik Mapia ini dalam keadaan aman dan akan menasehati terutama pemuda-pemuda yang selalu melakukan kegiatan mabuk-mabukan dan berbuat onar yang dapat mengganggu situasi dan kondisi keamanan.
7.Emilianus Tigi Kepala Kampung Bomomani
a.masalah miras ini merupakan awal mula pokok permasalahan.
b.pemuda2 yg mabuk ganggu kios dan TNI-Polri apabila dari yang bikin masalah dari kampung lain,agar di panggil kepala kampung nya.
c.yang menyebar hoax tentang isu-isu yang tidak jelas harus di tangkap orang nya
d.apabila ada yang palang jalan tidak ada surat resmi harus di tangkap.
Walaupun situasi saat ini di Distrik Mapia khususnya kabupaten Dogiyai kurang kondusif akibat bangsit yang beredar sampai dengan sekarang ini, TNI-POLRI serta masyarakat,
tetap melaksanakan kegiatan teritorial, melalui Komsos ini kita mampu membangun komunikasi dengan seluruh komponen masyarakat di kampung Bomomani,
Distrik Mapia,Kab. Dogiyai. yang menjadi tanggung jawab kita sebagai aparat keamanan.
(Ratri)




























