KOTIM // MEDIATNI-POLRI.COM / SMA Negeri 1 Mentaya Hilir Selatan, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), terendam banjir akibat hujan lebat yang terus mengguyur wilayah kecamatan setempat dalam beberapa hari terakhir.
“Banjir diakibatkan curah hujan yang cukup deras ditambah lagi dengan air pasang Sungai Mentaya yang berada tidak jauh dari sekolah, hanya sekitar 50 meter, sehingga genangan banjir lama bertahan,” kata Kepala SMAN 1 Mentaya Hilir Selatan, Faturrahman, Jum’at (19/09/2025).
Selain merendam semua halaman, baik bagian muka dan belakang sekolah, banjir juga masuk hingga ke dalam ruang kelas.
Dari 18 ruang yang tersedia, setidaknya ada 5 ruang kelas dan 1 ruang belajar komputer terendam banjir,
sehingga proses belajar mengajar dipindahkan ke ruang lab fisika dan lab bahasa.
“Selain 5 kelas yang terendam, ada satu ruang belajar komputer yang juga ikut terendam. Walau sekolah terdampak banjir, namun siswa tetap masuk sekolah dan menerima pelajaran seperti biasanya,” ujarnya.
Data sementara menyebutkan bahwa hujan yang intens terjadi di wilayah Kecamatan Mentaya Hilir Selatan, berdampak pada terendamnya 8 desa dan 2 kelurahan.
Salah seorang siswa Kelas XI, Raisha Agustina Agraini, mengatakan bahwa dengan kondisi banjir seperti ini proses belajar mengajar sedikit terganggu, dan ia berharap banjir cepat surut.
“Semoga genangan banjir ini cepat surut sehingga tidak mengganggu aktivitas kami di sekolah,” ujarnya.
(Tbk)




























