MALANG // MEDIATNI-POLRI.COM / Progres pengerjaan normalisasi aliran sungai dari Bukit Antrokan sepanjang 1,3 kilometer di Dusun Lebaksari, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, kini telah mencapai 30 persen.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-126 Kodim 0818/Malang-Batu ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi tinggi dari masyarakat setempat, Sabtu (11/10/2025).
Suasana penuh semangat terlihat saat Pasiter Kodim 0818/Malang-Batu, Kapten Arh Darwandi, mewakili Komandan Kodim (Dandim) 0818/Malang-Batu Letkol Czi Bayu Nugroho,
turun langsung ke lapangan mendampingi sejumlah insan pers meninjau proses pengerjaan normalisasi sungai tersebut.
Di bawah teriknya matahari, prajurit TNI bersama warga bahu-membahu mengeruk endapan tanah dan batuan yang selama ini menutup aliran air dari Bukit Antrokan.
Program normalisasi sungai ini menjadi langkah strategis TMMD ke-126 di Desa Lebakharjo.
Tujuannya tak sekadar memperbaiki jalur air, tetapi juga memulihkan fungsi irigasi pertanian warga yang sempat terganggu akibat sedimentasi dan aliran material dari kawasan perbukitan.
Dengan kembalinya aliran air ke jalurnya, diharapkan produktivitas lahan pertanian warga bisa meningkat dan ancaman banjir akibat penyumbatan sungai dapat diminimalisir.
Rasa syukur pun terpancar dari wajah warga setempat. Salah satunya, Salino, warga RT 48 RW 20 Dusun Lebaksari, mengungkapkan kegembiraannya atas perhatian TNI terhadap kebutuhan masyarakat desa.
“Terima kasih Pak TNI. Dengan adanya TMMD ini, manfaatnya banyak sekali untuk kami, terutama dalam mengembalikan akses pertanian yang selama ini terganggu. Kami tidak lagi cemas jika lahar dingin Gunung Semeru meluap,” ujarnya penuh haru sambil mengacungkan jempol.
Sementara itu, Kapten Arh Darwandi menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan TMMD tidak hanya diukur dari hasil pembangunan fisik semata,
tetapi juga dari semangat kebersamaan dan gotong royong antara TNI dan masyarakat.
“TMMD ini bukan hanya tentang membangun jalan atau sungai, tetapi juga membangun semangat gotong royong. TNI dan rakyat harus selalu bersama, karena dari kebersamaan inilah kekuatan bangsa tumbuh,” tegasnya.
Kegiatan normalisasi sungai Bukit Antrokan menjadi bukti nyata kepedulian TNI terhadap ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat pedesaan.
Dengan saluran air yang kembali lancar, para petani bisa kembali menggarap sawah dan ladangnya dengan tenang, tanpa rasa khawatir akan kekeringan atau banjir.
Program TMMD ke-126 Kodim 0818/Malang-Batu di Desa Lebakharjo ini terus menunjukkan hasil positif, baik dalam bidang fisik seperti pembangunan infrastruktur maupun nonfisik yang memperkuat semangat kebersamaan warga.
TNI bersama rakyat berkomitmen untuk mewujudkan desa yang maju, sejahtera, dan tangguh menghadapi tantangan ke depan.
Ratri



























