KOTIM // MEDIATNI-POLRI.COM / Kegiatan pengolahan makanan ompreng bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP) rutin dilaksanakan di dapur Lapas Kelas IIB Sampit setiap hari.
Proses berlangsung sejak pagi hari dibawah pengawasan langsung Kasubsi Perawatan, Hengki Iriawan,
untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai standar pelayanan dasar pemasyarakatan.
Pada kegiatan ini tamping dapur bekerja dengan perlengkapan lengkap dan mengikuti prosedur kebersihan yang telah ditetapkan.
Proses dimulai dari penyiapan bahan baku, pemotongan sayur dan ikan, hingga tahap memasak.
Seluruh rangkaian dilakukan secara teratur untuk menjaga kualitas dan keamanan pangan sebelum didistribusikan kepada WBP.
Setelah selesai dimasak tamping dapur kemudian melakukan proses pengemasan ke dalam cadong. Setiap porsi dipastikan sesuai takaran dan kondisi dapur tetap terjaga higienis.
Pengemasan ini menjadi tahap akhir sebelum dilakukan serah terima makanan kepada petugas blok hunian untuk dibagikan kepada WBP.
Kasubsi Perawatan, Hengki Iriawan, menyampaikan komitmennya dalam menjaga mutu layanan makanan di dapur Lapas.
“Kami selalu memastikan setiap proses pengolahan makanan dilakukan dengan standar yang baik, higienis dan layak konsumsi. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam memberikan pelayanan terbaik bagi WBP,” kata Hengki, Sabtu (6/12/2025).
(Tbk)




























