JAKARTA TIMUR // MEDIATNI-POLRI.COM / Warga Kelurahan Tengah, RT 04/RW 04, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur, digegerkan oleh peristiwa penggerebekan di sebuah rumah kontrakan yang dihuni seorang nenek tua bernama Mbah Tomblo dan seorang perempuan bernama Jelita, pada sore hari sekitar pukul 15.30 WIB.
Berdasarkan keterangan sejumlah warga setempat, penggerebekan tersebut dilakukan oleh sekitar tujuh orang laki-laki dan satu orang perempuan yang mengaku sebagai anggota kepolisian dari Polda Metro Jaya.
Tanpa didampingi aparat lingkungan setempat, mereka langsung melakukan penggeledahan di dalam rumah kontrakan tersebut.
Warga menyebutkan, seluruh bagian rumah digeledah dan diacak-acak. Namun, dalam penggeledahan itu tidak ditemukan barang bukti berupa narkoba atau barang terlarang lainnya.
Usai melakukan penggeledahan, kedelapan orang tersebut langsung meninggalkan lokasi.
Akibat kejadian itu, Mbah Tomblo yang diketahui sudah lanjut usia mengalami trauma dan ketakutan.
Warga menyesalkan tindakan tersebut karena dilakukan tanpa kejelasan identitas dan tanpa koordinasi dengan aparat lingkungan.
Saat ditemui di lokasi, Ketua RT 04 Bapak Sopiyan setempat mengaku tidak mengetahui adanya kedatangan maupun kegiatan penggeledahan oleh pihak yang mengaku polisi tersebut.
Ia menegaskan bahwa tidak ada pemberitahuan maupun izin kepada pengurus RT terkait kejadian itu.
“Tidak ada laporan atau koordinasi sama sekali. Saya tidak tahu-menahu soal penggeledahan itu,” ujar Ketua RT 04 kepada wartawan.
Hingga berita ini diturunkan, warga berharap pihak kepolisian dapat menindaklanjuti kejadian tersebut dan mengklarifikasi apakah benar pelaku penggerebekan merupakan anggota kepolisian atau oknum yang mencatut nama institusi demi kepentingan tertentu.
Jurnalis Sutikno



























