JAKARTA TIMUR // MEDIATNI-POLRI.COM / Pasca kebakaran yang melanda Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, aktivitas perdagangan mulai kembali berjalan normal.
Para pedagang tetap berjualan dengan semangat meski harus menghadapi dampak dari musibah tersebut.
Salah satu pedagang, Heri, mengaku tetap bersyukur dan optimistis. Ia berharap musibah kebakaran ini membawa hikmah dan berkah bagi dirinya maupun pedagang lainnya.
“Semoga di balik musibah ini ada hikmah dan berkah untuk saya dan para pedagang,” ujar Heri.
Sebagai bentuk penanganan cepat, Perumda Pasar Jaya menyiapkan lokasi penampungan sementara bagi para pedagang yang kiosnya terdampak kebakaran.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan roda perekonomian dan distribusi kebutuhan pangan tetap berjalan.
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, mengatakan bahwa lokasi penampungan sementara berada di sisi selatan kantor pengelola Pasar Induk Kramat Jati.
“Dalam tiga hari ke depan, tempat penampungan sementara ini sudah dapat digunakan oleh para pedagang,” kata Agus dalam keterangannya, Senin (15/12/2025).
Agus menjelaskan, berdasarkan pendataan sementara, sekitar 350 kios dilaporkan ludes terbakar.
Dalam upaya penanganan kebakaran, Perumda Pasar Jaya mengerahkan sekitar 150 unit alat pemadam api ringan (APAR) serta mengoperasikan sistem hidran yang tersedia di kawasan pasar.
“Kami memastikan aktivitas perdagangan segera kembali berjalan. Saya juga menyampaikan rasa empati kepada para pedagang atas musibah kebakaran ini,” ujarnya.
Lebih lanjut, Agus menegaskan komitmen Perumda Pasar Jaya untuk terus mengupayakan bantuan terbaik bagi para pedagang penyintas kebakaran.
Ia juga mengingatkan seluruh pedagang agar lebih waspada dan mencegah hal-hal yang dapat memicu terjadinya kebakaran di lingkungan pasar.
( Jurnalis Sutikno & tim )





























