BEKASI // MEDIATNI-POLRI.COM/ Kehadiran polisi di lingkungan sekolah bukan hanya untuk memberikan edukasi mengenai aturan dan hukum, tetapi juga menjadi sosok pendamping, pembimbing, sekaligus orang tua asuh yang peduli terhadap tumbuh kembang generasi muda.
Melalui program Police Goes to School, Polsek Kedungwaringin Polres Metro Bekasi mengunjungi SMK Krida Mandiri, Desa Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut dilaksanakan oleh Kanit Binmas Polsek Kedungwaringin Ipda Asep Mulyadi bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Hailani, bertempat di SMK Krida Mandiri, Kampung Bojong, RT 005/RW 002, Desa Bojongsari.
Kehadiran personel kepolisian disambut oleh pihak sekolah, di antaranya Rizal Pringgandani dan Silvi Sri, bersama para siswa dan siswi SMK Krida Mandiri yang mengikuti kegiatan pembinaan dan penyuluhan kamtibmas.
Melalui program Police Goes to School yang dipadukan dengan peran polisi sebagai orang tua asuh, kegiatan tersebut bertujuan membangun kedekatan emosional antara kepolisian dan pelajar, sekaligus memberikan pendampingan serta pemahaman mengenai pentingnya kedisiplinan, tanggung jawab, dan perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam kegiatan pembinaan dan penyuluhan, personel Polsek Kedungwaringin menyampaikan berbagai materi yang berkaitan dengan tantangan dan permasalahan yang dihadapi generasi muda, mulai dari bahaya penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, perundungan, penggunaan media sosial, hingga keselamatan berlalu lintas.
Salah satu perhatian utama dalam kegiatan tersebut adalah edukasi mengenai bahaya narkotika dan penyalahgunaan obat-obatan keras, termasuk jenis obat tertentu seperti tramadol dan trihexyphenidyl yang kerap dikenal dengan sebutan Hexymer.
Para pelajar diberikan pemahaman bahwa penyalahgunaan narkoba maupun obat keras tanpa pengawasan medis dapat menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan, kemampuan belajar, perilaku, serta masa depan mereka.
Melalui edukasi tersebut, siswa diajak untuk berani menolak ajakan penyalahgunaan narkoba, tidak mudah terpengaruh oleh pergaulan negatif, serta membangun lingkungan pertemanan yang saling mendukung dalam kegiatan positif.
Selain bahaya narkoba, personel kepolisian juga menekankan pentingnya mencegah tindakan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
Para siswa diingatkan agar saling menghargai, tidak melakukan kekerasan fisik maupun verbal, serta tidak menjadikan perbedaan antarteman sebagai alasan untuk merendahkan atau menyakiti orang lain.
Sekolah diharapkan menjadi ruang yang aman dan nyaman bagi seluruh pelajar untuk belajar, mengembangkan kemampuan, serta membangun rasa percaya diri tanpa rasa takut terhadap intimidasi maupun perlakuan tidak menyenangkan.
Dalam kesempatan yang sama, personel Polsek Kedungwaringin turut memberikan edukasi mengenai penggunaan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab.
Pelajar diajak untuk lebih berhati-hati dalam membagikan informasi, menghindari penyebaran berita bohong, tidak melakukan perundungan melalui dunia digital, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana belajar, berkarya, dan mengembangkan kreativitas.
Materi keselamatan berlalu lintas juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Para siswa diingatkan agar memahami dan mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta tidak mengendarai kendaraan bermotor apabila belum memenuhi persyaratan yang ditentukan.
Selain penyampaian materi pembinaan, personel kepolisian bersama pihak sekolah juga melaksanakan pemeriksaan kerapian pakaian dan rambut siswa sebagai bagian dari pembinaan kedisiplinan serta pembentukan sikap tertib dalam lingkungan pendidikan.
Pembinaan tersebut diharapkan dapat membantu para pelajar memahami bahwa kedisiplinan tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari pembentukan karakter, tanggung jawab, dan kesiapan menghadapi dunia kerja.
Melalui pendekatan sebagai orang tua asuh, Polsek Kedungwaringin berupaya menghadirkan sosok polisi yang dapat menjadi sahabat sekaligus pembimbing bagi pelajar dalam menghadapi berbagai tantangan masa remaja.
Kedekatan antara kepolisian dan lingkungan pendidikan menjadi bagian penting dalam menciptakan komunikasi yang terbuka, sehingga siswa dapat memperoleh arahan dan pendampingan ketika menghadapi persoalan yang membutuhkan perhatian orang dewasa.
Kegiatan Police Goes to School ini juga memperkuat sinergi antara Polri dan pihak sekolah dalam membangun lingkungan pendidikan yang aman, tertib, serta mendukung perkembangan karakter generasi muda.
Melalui kerja sama yang berkesinambungan, Polsek Kedungwaringin berharap para pelajar tidak hanya berkembang dalam bidang akademik dan keterampilan, tetapi juga memiliki kesadaran hukum, kepedulian sosial, serta kemampuan mengambil keputusan secara bertanggung jawab.
Polsek Kedungwaringin Polres Metro Bekasi terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang edukatif, preventif, dan humanis melalui kegiatan Police Goes to School sebagai bentuk perhatian terhadap masa depan generasi penerus bangsa.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat Kerja Melayani Masyarakat, melalui kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra sekolah dan keluarga dalam membentuk generasi muda yang disiplin, berkarakter, serta menjauhi perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban dapat menghubungi Layanan Polisi 110 atau Layanan Kepolisian Polres Metro Bekasi di nomor 0811-1939-110.
(*)




























