BEKASI // MEDIATNI-POLRI.COM/ Dalam upaya mendukung peningkatan kualitas pendidikan sekaligus memperkuat perlindungan dan pembinaan generasi muda, Polsek Setu Polres Metro Bekasi melaksanakan kegiatan sosialisasi SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) melalui program Jaga Bekasi On The Spot di SMP Negeri 3 Setu, Desa Kertarahayu, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, Rabu (14/10/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.40 WIB tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Kertarahayu, Aipda Marheindra, bertempat di SMP Negeri 3 Setu, Kampung Cisaat, RT 001/RW 004, Desa Kertarahayu.
Kunjungan tersebut disambut oleh Kepala SMP Negeri 3 Setu Ali Subagio, Wakil Kepala Sekolah Farul, serta perwakilan guru, siswa, dan orang tua yang tergabung dalam komite sekolah.
Melalui kegiatan ini, Aipda Marheindra memperkenalkan SMA Kemala Taruna Bhayangkara sebagai salah satu pilihan pendidikan lanjutan bagi para pelajar yang ingin mengembangkan potensi akademik, karakter, kedisiplinan, dan kemampuan kepemimpinan.
Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan bahwa SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan sekolah menengah atas unggulan berbasis asrama yang dikembangkan melalui kerja sama Yayasan Kemala Bhayangkari dan Yayasan Pendidikan Kader Bangsa Indonesia.
Sekolah tersebut diperkenalkan dengan pendekatan pendidikan berstandar internasional melalui kurikulum International Baccalaureate (IB), serta pengembangan fasilitas dan lingkungan belajar yang mendukung pembentukan generasi muda berprestasi.
Pengenalan program pendidikan tersebut diharapkan dapat membuka wawasan siswa mengenai berbagai kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sekolah menengah atas sekaligus memotivasi mereka agar terus meningkatkan semangat belajar.
Tidak hanya menyampaikan informasi mengenai pendidikan, kegiatan Jaga Bekasi On The Spot juga dimanfaatkan untuk memberikan pembinaan dan penyuluhan kamtibmas kepada para orang tua, guru, serta pelajar.
Dalam kesempatan tersebut, Aipda Marheindra menekankan pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama dalam membentuk karakter dan perilaku anak.
Para orang tua diingatkan agar senantiasa memberikan perhatian, pendampingan, serta perlindungan kepada putra-putrinya, terutama ketika mereka memasuki masa remaja yang penuh dengan perubahan dan tantangan pergaulan.
Salah satu pesan yang disampaikan adalah pentingnya pengawasan terhadap aktivitas anak pada malam hari. Orang tua diimbau untuk memastikan anak-anak telah berada di rumah sebelum pukul 22.00 WIB dan tidak membiarkan mereka keluar hingga dini hari tanpa alasan serta pengawasan yang jelas.
Langkah tersebut bertujuan mengurangi risiko anak menjadi korban maupun terlibat dalam berbagai bentuk kenakalan remaja, tawuran, dan aktivitas lain yang dapat membahayakan keselamatan serta masa depan mereka.
Selain pengawasan, Bhabinkamtibmas juga mengajak para orang tua untuk membangun komunikasi yang hangat dan terbuka dengan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari.
Orang tua didorong meluangkan waktu untuk berbincang mengenai kegiatan belajar, pertemanan, dan pengalaman anak selama berada di sekolah, sehingga persoalan yang mereka hadapi dapat diketahui dan didampingi sejak dini.
Komunikasi yang baik dalam keluarga dinilai penting untuk membangun rasa percaya, memberikan ruang bagi anak menyampaikan permasalahan, serta mencegah mereka mencari penyelesaian melalui tindakan yang berisiko.
Peran guru dan pihak sekolah juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Orang tua diajak untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama dengan tenaga pendidik karena keberhasilan pembinaan karakter pelajar membutuhkan keterlibatan bersama antara keluarga dan sekolah.
Melalui hubungan yang harmonis antara orang tua, guru, dan kepolisian, diharapkan setiap persoalan yang dihadapi pelajar dapat ditangani dengan pendekatan yang tepat, edukatif, dan mengutamakan kepentingan terbaik bagi anak.
Aipda Marheindra turut mengingatkan agar masyarakat tidak ragu berkoordinasi dengan pihak sekolah maupun Bhabinkamtibmas apabila menemukan permasalahan yang berpotensi mengganggu keamanan atau keselamatan pelajar.
Kegiatan sosialisasi dan pembinaan tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis Polsek Setu dalam memperkuat kedekatan dengan lingkungan pendidikan, sekaligus mendorong generasi muda untuk memiliki cita-cita, semangat belajar, dan perilaku yang bertanggung jawab.
Program Jaga Bekasi On The Spot juga menjadi sarana mempererat sinergi antara Polri, pihak sekolah, dan orang tua dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, serta mendukung perkembangan potensi setiap siswa.
Polsek Setu Polres Metro Bekasi terus berkomitmen meningkatkan kegiatan pembinaan di lingkungan sekolah melalui edukasi, pendampingan, serta komunikasi dialogis sebagai bagian dari upaya pencegahan kenakalan remaja dan penguatan karakter generasi muda.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat Kerja Melayani Masyarakat, melalui kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi mitra keluarga dan sekolah dalam mendukung pendidikan serta melindungi masa depan anak-anak bangsa.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau ingin melaporkan potensi gangguan keamanan dan ketertiban dapat menghubungi Layanan Polisi 110 atau Layanan Kepolisian Polres Metro Bekasi di nomor 0811-1939-110.
(*)




























