LANDAK // MEDIATNI-POLRI.COM/ Polsek Kuala Behe – Polres Landak – Polda Kalbar ~Suasana santai sejumlah remaja yang tengah berkumpul pada Jumat malam (14/8/2026) mendapat perhatian personel Polsek Kuala Behe, Polres Landak.
Saat melaksanakan patroli, polisi menyempatkan diri menghampiri, menyapa, sekaligus berdialog langsung dengan para remaja sebagai langkah preventif untuk mencegah terjadinya berbagai potensi gangguan keamanan dan kenakalan remaja.
Pendekatan tersebut dilakukan secara humanis. Polisi tidak hanya berpatroli dan memantau situasi, tetapi juga membangun komunikasi dengan para remaja yang sedang nongkrong.
Dalam kesempatan itu, personel memberikan sejumlah pesan kamtibmas, terutama agar para remaja tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba maupun perilaku negatif lainnya.
Petugas mengingatkan bahwa masa remaja merupakan fase penting untuk membangun masa depan. Karena itu, para remaja diajak mengisi waktu dengan kegiatan yang positif, menjauhi narkoba, minuman keras, perkelahian, aksi balap liar, perjudian, serta berbagai bentuk kenakalan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Selain itu, polisi juga mengajak para remaja untuk berani mengatakan tidak terhadap narkoba dan tidak mudah terbawa pengaruh lingkungan.
Mereka juga diminta menjaga pergaulan serta segera menyampaikan kepada orang tua, tokoh masyarakat maupun pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Kuala Behe IPTU Handoko Warih, secara terpisah mengatakan bahwa patroli yang dilakukan personel bukan semata-mata untuk mencari pelanggaran, melainkan menjadi sarana untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat.
“Patroli dialogis merupakan salah satu upaya kami untuk mencegah gangguan kamtibmas sejak dini. Ketika menemukan masyarakat maupun anak-anak muda yang sedang berkumpul, anggota tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga menyempatkan diri untuk menyapa dan memberikan edukasi serta imbauan,” ujar IPTU Handoko Warih.
Lanjut Kapolsek menambahkan, pihaknya memberikan perhatian terhadap aktivitas remaja pada malam hari karena lingkungan pergaulan memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan mereka.
“Kami mengingatkan para remaja agar tidak mencoba-coba narkoba. Sekali terjerumus, dampaknya dapat merusak masa depan, kesehatan, pendidikan, bahkan hubungan dengan keluarga. Begitu juga dengan kenakalan remaja lainnya, jangan sampai berawal dari sekadar ikut-ikutan kemudian berujung pada persoalan hukum,” tegasnya.
Menurutnya, pencegahan tidak cukup hanya dilakukan melalui penindakan. Kehadiran polisi di tengah masyarakat, komunikasi yang terbuka, serta pemberian edukasi secara langsung merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran bersama.
“Polisi hadir bukan untuk membuat masyarakat merasa takut, tetapi untuk memastikan masyarakat merasa aman. Kami berharap para remaja dapat menjadi generasi yang produktif, menjauhi narkoba dan segala bentuk kenakalan, serta ikut menjaga keamanan di lingkungan masing-masing,” pungkas IPTU Handoko Warih.
Kegiatan patroli dialogis tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Dengan pendekatan yang humanis, polisi berupaya membangun kedekatan sekaligus menanamkan kesadaran sejak dini agar generasi muda di Kecamatan Kuala Behe tumbuh dalam lingkungan yang aman, sehat, dan terbebas dari pengaruh narkoba maupun berbagai bentuk kenakalan remaja.
(*)




























