LANDAK // MEDIATNI-POLRI.COM/ Polsek Mandor~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~Suasana malam di Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, tidak hanya diisi dengan aktivitas warga menikmati kopi dan berbincang santai. Di tengah suasana tersebut, kehadiran polisi justru menjadi bagian dari obrolan hangat bersama masyarakat.
Selasa malam (18/8/2026), personel Polsek Mandor melaksanakan patroli malam dengan menyambangi warga yang masih beraktivitas di salah satu kedai kopi.
Tidak sekadar melintas atau memantau dari kejauhan, petugas memilih berhenti, duduk bersama warga, dan membangun komunikasi secara langsung.
Suasana pun terlihat akrab. Secangkir kopi dan obrolan ringan menjadi jembatan antara polisi dan masyarakat. Namun, di balik suasana santai tersebut, terdapat pesan penting yang disampaikan polisi, terutama mengenai kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan tindak kejahatan yang kerap memanfaatkan situasi malam hari.
Dalam kesempatan itu, personel Polsek Mandor mengajak warga untuk tidak lengah, terutama ketika berada di tempat usaha, lingkungan permukiman maupun saat bepergian pada malam hari. Warga juga diminta segera menghubungi pihak kepolisian apabila melihat aktivitas atau orang yang mencurigakan.
“Patroli bukan hanya soal berkeliling menggunakan kendaraan. Kami ingin hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung apa yang dirasakan warga dan bersama-sama mencari solusi apabila ada persoalan keamanan,” ujar salah satu personel saat berdialog dengan warga.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H., mengatakan secara terpisah bahwa patroli dialogis merupakan salah satu upaya kepolisian untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan kondusif.
Menurutnya, interaksi langsung dengan masyarakat sangat penting karena dari obrolan sederhana tersebut polisi dapat memperoleh informasi mengenai kondisi keamanan di lingkungan warga sekaligus menyampaikan imbauan secara langsung.
“Dengan menyambangi masyarakat dan berdialog secara humanis, kami dapat mengetahui situasi yang berkembang di lapangan. Kami juga mengingatkan masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi tindak kejahatan, khususnya pada malam hari,” ungkap Kapolsek.
Lanjut Kapolsek menambahkan, masyarakat memiliki peran penting dalam membantu kepolisian menjaga keamanan lingkungan.
Kewaspadaan terhadap kendaraan, barang berharga, rumah maupun tempat usaha harus terus ditingkatkan, terutama pada jam-jam rawan.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas. Jangan ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila menemukan sesuatu yang mencurigakan. Keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab polisi, tetapi merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Bagi warga, kedatangan polisi di tengah suasana santai seperti ini juga menjadi kesempatan untuk menyampaikan berbagai informasi dan keluhan secara lebih terbuka. Pendekatan yang humanis membuat jarak antara polisi dan masyarakat terasa semakin dekat.
Patroli malam pun akhirnya bukan sekadar kegiatan rutin berkeliling wilayah. Dari sebuah meja sederhana di kedai kopi, tercipta komunikasi yang hangat—polisi mendapatkan informasi dari masyarakat, sementara warga mendapatkan rasa aman sekaligus pesan kewaspadaan.
Kehadiran polisi di tengah warga menjadi pengingat bahwa menjaga keamanan tidak selalu harus dilakukan dengan suasana tegang.
Terkadang, secangkir kopi, obrolan santai dan komunikasi yang dekat justru menjadi cara efektif untuk membangun kepercayaan serta bersama-sama mencegah kejahatan sebelum terjadi.
(*)



























