BEKASI // MEDIATNI-POLRI.COM/ Polsek Kedungwaringin Polres Metro Bekasi melaksanakan pelayanan pengamanan dalam kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar di Pondok Pesantren Al Bayyinah, Desa Kedungwaringin, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Minggu (30/8/2026) malam.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 19.00 WIB tersebut dihadiri kurang lebih 200 jamaah dari masyarakat sekitar maupun luar Kecamatan Kedungwaringin.
Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, sebanyak 8 personel Polsek Kedungwaringin diterjunkan dalam pelayanan pengamanan yang dipimpin oleh IPDA Rolin Manulang, Kanit Intel Polsek Kedungwaringin.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPR RI Dapil VII Drg. Putih Sari, Camat Kedungwaringin Maman Badruzaman, Kepala Desa Kedungwaringin Tita Komalasari, Ketua Pondok Pesantren Al Bayyinah Ustadz Rahmat Nurjaman, serta para jamaah.
Rangkaian peringatan Maulid Nabi diawali dengan pembacaan Ratib dan sholawat pada pukul 19.00 WIB, dilanjutkan pembukaan, sambutan-sambutan, serta siraman rohani. Seluruh kegiatan kemudian ditutup dengan doa sekitar pukul 23.00 WIB.
Kehadiran personel kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepada masyarakat sekaligus upaya menjaga keamanan, ketertiban, kelancaran arus lalu lintas, pengaturan parkir serta mobilitas jamaah selama kegiatan berlangsung.
Selain melaksanakan pengamanan, personel juga membangun komunikasi dengan panitia, tokoh agama, tokoh masyarakat serta aparatur setempat sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtibmas.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Al Bayyinah merupakan agenda keagamaan rutin yang dilaksanakan setiap tahun dan menjadi momentum mempererat silaturahmi serta kebersamaan masyarakat.
Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai, situasi di lokasi terpantau *aman, tertib dan kondusif* tanpa adanya gangguan kamtibmas yang menonjol.
Polsek Kedungwaringin akan terus melakukan monitoring terhadap kegiatan masyarakat, khususnya kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak jamaah, guna memastikan setiap aktivitas masyarakat dapat berlangsung dengan aman dan nyaman.
(*)




























