PRINGSEWU // MEDIATNI-POLRI.COM/ Sebanyak 17 personel Polres Pringsewu mendapat penghargaan dari Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra atas prestasi mereka dalam mengungkap sejumlah kasus peredaran narkoba, mulai dari 43 paket tembakau sintetis hingga 24 kilogram ganja.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung AKBP Dadi Perdana Putra saat pelaksanaan Apel Jam Pimpinan di lapangan Mapolres Pringsewu, Kompleks Perkantoran Pemda Pringsewu, Senin (31/8/2026).
Bagi para personel, penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kerja yang dilakukan di lapangan. Terlebih, salah satu pengungkapan narkoba tersebut bermula dari kegiatan rutin pengaturan lalu lintas yang dilakukan polisi di tengah aktivitas masyarakat.
Delapan personel Satlantas dan dua personel Satnarkoba Polres Pringsewu mendapat penghargaan atas keberhasilan mengungkap peredaran 43 paket tembakau sintetis saat melaksanakan pengaturan arus lalu lintas atau strong point di Simpang Pasar Induk Pringsewu, Kamis (27/8/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.
Saat itu, petugas yang sedang melakukan pengaturan lalu lintas menemukan adanya pelanggaran. Dari pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut, petugas kemudian menemukan barang yang diduga narkotika jenis tembakau sintetis.
Tak berhenti pada temuan tersebut, petugas melakukan langkah lanjutan hingga berhasil mengamankan 43 paket tembakau sintetis serta dua orang yang diduga terlibat dalam peredarannya.
Kedua terduga pelaku kini masih menjalani proses penyidikan di Satnarkoba Polres Pringsewu.
Peristiwa tersebut menunjukkan bahwa kegiatan polisi di lapangan tidak hanya berkaitan dengan pengaturan lalu lintas. Kehadiran personel di tengah masyarakat juga menjadi bagian dari upaya mendeteksi berbagai potensi gangguan keamanan, termasuk peredaran narkoba.
Selain pengungkapan tembakau sintetis, penghargaan juga diberikan kepada delapan personel Satnarkoba Polres Pringsewu yang berhasil mengungkap peredaran 24 kilogram ganja di wilayah Kelurahan Pringsewu Timur pada Jumat (26/6/2026).
Delapan personel tersebut yakni Ipda Davit Sajeli, Aipda Sugianto, Aipda Primadona Lalan Budiana, Bripka Bagus Koli Wibowo, Bripka Asrori, Brigpol Reza Setiaji, Briptu Egha Teguh Permana dan Briptu M. Rafi Ramana.
Sementara personel yang mendapat penghargaan atas pengungkapan 43 paket tembakau sintetis yakni Iptu I Kadek Gunawan, Ipda Silvu Purdiana, Ipda I Dewa Gde Bhawana, Aiptu Ifan Aprilian, Aipda Yudi Wibowo, Aipda Oknal Deni, Bripka Bambang Harrianto, Brigpol Budi Karya Lestari, Bripka Bagus Koli Wibowo dan Brigpol Budianto.
Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra mengatakan penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada anggota yang telah bekerja dengan baik dan menunjukkan hasil nyata di lapangan.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak datang begitu saja, tetapi merupakan hasil dari kepekaan personel dalam melihat situasi serta kesungguhan dalam menjalankan tugas.
“Ini bentuk apresiasi kepada anggota yang sudah bekerja dengan baik. Apa yang dilakukan teman-teman di lapangan patut dihargai dan diharapkan bisa menjadi contoh bagi personel lainnya,” ujar AKBP Dadi.
Ia menegaskan, penghargaan bukan semata-mata soal pemberian apresiasi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa setiap tugas yang dilakukan dengan sungguh-sungguh bisa memberikan dampak bagi masyarakat.
Kapolres juga meminta seluruh personel tidak cepat berpuas diri dengan capaian yang telah diraih. Menurutnya, tantangan di lapangan terus berubah sehingga anggota harus tetap peka, disiplin dan mampu mengambil langkah yang tepat ketika berada di tengah masyarakat.
“Jangan hanya karena sudah mendapat penghargaan kemudian merasa cukup. Justru ini harus menjadi motivasi untuk bekerja lebih baik lagi,” katanya.
Selain penanganan kasus narkoba, Dadi mengingatkan seluruh jajarannya agar tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat.
Menurut dia, masyarakat akan menilai polisi bukan hanya dari keberhasilan mengungkap kasus, tetapi juga dari bagaimana anggota hadir dan membantu ketika masyarakat membutuhkan.
Ia meminta kualitas pelayanan terus diperbaiki, baik pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat maupun kegiatan preemtif dan preventif untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban.
“Yang paling penting masyarakat merasa dilayani, merasa aman dan melihat polisi hadir ketika dibutuhkan. Itu yang harus terus kita jaga,” ujarnya.
Dadi berharap keberhasilan para personel yang mendapat penghargaan dapat menular kepada anggota lainnya. Ia ingin setiap personel memiliki semangat yang sama untuk bekerja secara profesional, memberikan pelayanan dengan baik dan mengambil peran dalam menjaga keamanan di wilayah hukum Polres Pringsewu.
Dengan penghargaan tersebut, kinerja personel diharapkan tidak hanya berhenti pada seremoni pemberian penghargaan, tetapi menjadi pemacu untuk terus menghadirkan kerja-kerja kepolisian yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
(*)




























