LANDAK // MEDIATNI-POLRI.COM/ Polsek Mandor~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak selalu harus dalam suasana formal. Saat melaksanakan patroli siang, personel Polsek Mandor menyempatkan diri berhenti, menyapa dan berdialog bersama warga yang ditemui. Suasana santai dan penuh keakraban pun terlihat dalam pertemuan tersebut.
Seperti terlihat pada Selasa (1/9/2026), kegiatan patroli tidak hanya difokuskan pada pemantauan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), tetapi juga dimanfaatkan sebagai sarana membangun komunikasi secara langsung dengan warga.
Dengan pendekatan humanis, personel kepolisian berdiskusi bersama masyarakat sekaligus menyampaikan sejumlah pesan Kamtibmas, termasuk mengingatkan warga agar bersama-sama meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Polisi mengajak masyarakat untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Warga juga diminta segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran.
Langkah tersebut dinilai penting mengingat kondisi kabut asap yang belakangan menjadi perhatian di wilayah Mandor.
Sebelumnya, unsur Forkopimca Mandor juga telah melakukan pembagian masker kepada masyarakat sebagai bentuk kepedulian terhadap dampak kabut asap.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Mandor IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H., secara terpisah mengatakan bahwa patroli merupakan salah satu bentuk pelayanan kepolisian yang dilakukan secara langsung di tengah masyarakat.
“Patroli bukan hanya sekadar berkeliling menjaga keamanan dan mencegah terjadinya gangguan Kamtibmas. Lebih dari itu, patroli menjadi kesempatan bagi anggota untuk bertemu, menyapa dan mendengarkan secara langsung kondisi masyarakat di lapangan,” ujar Kapolsek.
Menurutnya, komunikasi yang terjalin secara langsung akan membuat hubungan antara polisi dan masyarakat semakin dekat. Dengan demikian, berbagai persoalan maupun potensi gangguan keamanan dapat diketahui dan dicegah sejak dini.
Lanjut Kapolsek menambahkan, pihaknya juga terus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dari ancaman Karhutla.
“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Jangan sampai api yang awalnya kecil justru menjadi besar dan sulit dikendalikan. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan, karena pencegahan Karhutla merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
(*)




























