LANDAK // MEDIATNI-POLRI.COM / Polsek Sebangki~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan lintas sektor di Kecamatan Sebangki, Kabupaten Landak.
Salah satunya melalui koordinasi pendirian Posko Kesehatan Karhutla sebagai bagian dari langkah antisipatif untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat maupun petugas yang terlibat dalam penanganan Karhutla.
Langkah tersebut dibahas dalam rapat koordinasi pendirian Posko Kesehatan Karhutla Kecamatan Sebangki, yang dihadiri Kapolsek Sebangki Ipda Rudiyansyah, Camat Sebangki Yopita, S.H., Kepala Puskesmas Sebangki Mano Triono, S.KM. beserta staf, serta Kanit Binmas Polsek Sebangki Aiptu pada Rabu (2/9/2026).
Rapat koordinasi ini menjadi bagian penting dalam memperkuat sinergitas antara kepolisian, pemerintah kecamatan dan tenaga kesehatan.
Sebelumnya, jajaran Polsek Sebangki juga telah mengambil langkah preventif melalui pendirian Posko Karhutla serta mendorong keterlibatan pemerintah dan masyarakat dalam pencegahan kebakaran sejak dini.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sebangki Ipda Rudiyansyah mengatakan, pendirian Posko Kesehatan Karhutla merupakan bentuk kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi Karhutla, khususnya dalam memberikan dukungan pelayanan kesehatan di lapangan.
“Koordinasi ini merupakan langkah penting untuk memastikan kesiapan pelayanan kesehatan apabila terjadi Karhutla.
Penanganan Karhutla bukan hanya persoalan pemadaman api, tetapi juga menyangkut keselamatan dan kesehatan masyarakat serta personel yang berada di lapangan,” ujar Ipda Rudiyansyah.
Lanjut Kapolsek menambahkan, sinergitas antarinstansi harus terus diperkuat agar setiap potensi Karhutla dapat diantisipasi dan ditangani secara cepat, tepat serta terkoordinasi.
“Kami berharap dengan adanya Posko Kesehatan ini, apabila terjadi kondisi yang membutuhkan penanganan medis, petugas dan masyarakat dapat memperoleh pelayanan secara cepat. Kami juga terus mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah Karhutla dan segera melaporkan apabila menemukan titik api,” tegasnya.
Sementara itu, Camat Sebangki Yopita, S.H. menjelaskan, pemerintah kecamatan mendukung penuh upaya bersama dalam mempersiapkan Posko Kesehatan Karhutla.
Menurutnya, keberadaan posko tersebut sangat penting sebagai bentuk kesiapan pemerintah dan lintas sektor dalam menghadapi dampak Karhutla.
“Kami dari pemerintah kecamatan mendukung penuh pendirian Posko Kesehatan Karhutla. Ini merupakan bentuk kesiapan bersama agar pelayanan kesehatan dapat diberikan secara cepat apabila sewaktu-waktu dibutuhkan,” jelas Yopita.
Kepala Puskesmas Sebangki Mano Triono, S.KM., menambahkan bahwa pihak Puskesmas siap mendukung pelaksanaan Posko Kesehatan Karhutla melalui tenaga kesehatan serta pelayanan yang diperlukan sesuai kondisi di lapangan.
“Kami siap berkoordinasi dan mendukung kegiatan Posko Kesehatan Karhutla. Kesiapan tenaga kesehatan sangat diperlukan, terutama untuk memberikan pertolongan apabila terdapat masyarakat maupun petugas yang mengalami gangguan kesehatan akibat aktivitas penanganan Karhutla maupun dampak asap,” ungkap Mano Triono.
Rakor tersebut sekaligus menjadi momentum untuk menyatukan langkah dan memperjelas pola koordinasi antara kepolisian, pemerintah kecamatan dan jajaran kesehatan.
Dengan koordinasi yang solid, diharapkan upaya pencegahan dan penanganan Karhutla di Kecamatan Sebangki dapat berjalan lebih efektif.
(*)



























