Media TNI POLRI
  • Home
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • TNI
  • POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • POLITIK
  • PRESIDEN RI
  • Lainnya
    • OLAHRAGA
    • PERISTIWA
    • KESEHATAN
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • TNI
  • POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • PEMERINTAH
  • POLITIK
  • PRESIDEN RI
  • Lainnya
    • OLAHRAGA
    • PERISTIWA
    • KESEHATAN
No Result
View All Result
Media TNI POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • TNI
  • POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • PEMERINTAH
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • PRESIDEN RI
  • TNI-POLRI
Home PEMERINTAH

Kodifikasi Kekuasaan KUHP Baru dan Bayang-Bayang Negara Moral

Yatimatul Hidayah by Yatimatul Hidayah
January 3, 2026
in PEMERINTAH
0
0
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAWA TIMUR // MEDIATNI-POLRI.COM / Dzulkarnain Jamil Ketua bidang Hukum, pertahanan dan keamanan regional Badko hmi Jatim

KUHP Nasional akhirnya lahir. Setelah puluhan tahun menjadi hantu kolonial dalam sistem hukum Indonesia, negara memutuskan satu langkah besar: mengubur Wetboek van Strafrecht dan menggantinya dengan hukum pidana buatan sendiri.

Secara simbolik, ini adalah kemenangan kedaulatan. Tetapi dalam politik hukum, kemenangan simbolik sering kali menyembunyikan paradoks yang lebih dalam.

Pemerintah, melalui Wakil Menteri Hukum dan HAM, menyebut KUHP Baru sebagai proyek dekolonisasi—bergeser dari hukum balas dendam menuju hukum korektif, restoratif, dan rehabilitatif.

Sebuah cita-cita yang mulia. Namun hukum tidak pernah hidup di ruang hampa. Ia selalu beroperasi dalam relasi kuasa, tafsir aparat, dan watak rezim yang menjalankannya.

Di sinilah masalahnya bermula.

KUHP Baru bukan hanya kitab hukum, melainkan peta moral negara. Ia menentukan batas antara yang boleh dan yang tabu, antara kritik dan penghinaan, antara ekspresi dan kriminalisasi.

Maka wajar jika publik tidak sekadar membaca pasal, tetapi mencium arah angin kekuasaan.

Pasal tentang living law misalnya. Pengakuan terhadap hukum adat diklaim sebagai penghormatan pada hukum yang hidup di masyarakat.

BACA JUGA :  Bupati Bekasi Apresiasi Aliansi Ormas Bekasi Jaga Lingkungan Aman dan Kondusif

Namun hukum yang tidak tertulis selalu menyimpan risiko: ia lentur bagi kekuasaan, keras bagi warga.

Di daerah dengan norma sosial yang represif, pasal ini bisa berubah dari pengakuan budaya menjadi alat diskriminasi yang sah secara hukum.

Lebih problematik lagi, pasal penghinaan terhadap Presiden dan lembaga negara. Pemerintah bersikukuh bahwa ini delik aduan dan bukan kebangkitan pasal lèse-majesté.

Tetapi sejarah hukum Indonesia mengajarkan satu hal: pasal karet tidak berbahaya karena bunyinya, melainkan karena siapa yang memegang gunting tafsirnya.

Dalam iklim demokrasi yang sehat, kritik adalah vitamin. Dalam iklim kekuasaan yang sensitif, kritik mudah didefinisikan sebagai serangan martabat.

KUHP Baru seolah ingin mendisiplinkan bahasa publik.

Intervensi negara terhadap ruang privat juga menemukan momentumnya dalam pasal kohabitasi.

Negara, atas nama moralitas, masuk ke kamar tidur warga. Memang delik aduan, tetapi hukum pidana tidak pernah netral. Ia menciptakan stigma bahkan sebelum vonis dijatuhkan.

Ini bukan sekadar soal pariwisata atau kebebasan individu, tetapi soal batas etis negara dalam mengatur kehidupan warganya.

Ironinya, di saat negara menjadi begitu moralistik terhadap tubuh dan ekspresi warga, ia justru tampak lunak terhadap kejahatan yang paling merusak sendi republik: korupsi.

BACA JUGA :  Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas Hadiri Launching GPM Satu Ton Satu Pekon

Penurunan ancaman pidana dalam KUHP, meski diklaim sebagai harmonisasi, mengirim sinyal ambigu. Seolah negara ingin keras ke warga biasa, tetapi lentur ke pelaku kejahatan kerah putih.

Inilah paradoks KUHP Baru: restoratif ke bawah, kompromistis ke atas.

Tentu, tidak semua gelap. Pergeseran ke restorative justice, pidana kerja sosial, dan pidana mati bersyarat adalah lompatan progresif.

Negara mulai mengakui bahwa penjara bukan solusi tunggal, dan keadilan tidak selalu identik dengan pembalasan.

Tetapi kebijakan progresif ini sangat bergantung pada satu faktor rapuh: integritas aparat dan independensi hakim.

Ketika Wamenkumham menyatakan bahwa hakim harus mengutamakan keadilan di atas kepastian hukum,

sesungguhnya negara sedang menyerahkan nasib KUHP ini pada kualitas moral manusia, bukan teks undang-undang.

Ini berani, tetapi juga berbahaya, jika tidak disertai standar tafsir yang ketat dan kontrol publik yang hidup.

Karena hukum pidana adalah senjata paling keras yang dimiliki negara.

Maka pertanyaan sesungguhnya bukan apakah KUHP Baru ini kolonial atau nasional, modern atau kuno.

BACA JUGA :  Kasatgas Tito Bersama Presiden Laksanakan Salat Idulfitri di Kabupaten Aceh Tamiang

Pertanyaannya lebih mendasar: apakah KUHP ini akan melayani warga, atau mendisiplinkan mereka atas nama ketertiban?

Menuju 2026, KUHP Baru harus diperlakukan sebagai proyek terbuka, bukan kitab suci.

Buku saku tafsir aparat, mekanisme uji materi berkelanjutan, dan pengawasan publik adalah syarat mutlak agar kodifikasi tidak berubah menjadi hegemonisasi.

Jika tidak, kita mungkin telah mengganti hukum kolonial dengan hukum nasional—tetapi tetap menyisakan watak lama: negara yang curiga pada warganya, dan hukum yang lebih nyaman melindungi kekuasaan ketimbang kebebasan.

Dalam sejarah, hukum pidana selalu menjadi cermin rezim. KUHP Baru akan mencerminkan siapa kita sebagai bangsa: negara hukum yang dewasa, atau negara moral yang mudah tersinggung.

(*)

Baca Juga . . .

Mendagri Tekankan Pentingnya Hunian Layak dalam Rapat bersama Menteri PKP

Mendagri Tekankan Pentingnya Hunian Laya...

KUPT SD & SMP di Pringsewu Ikuti Workshop Penggunaan Koding & Kecerdasan Artifisial

KUPT SD & SMP di Pringsewu Ikuti Wo...

Tutup Munas VII APEKSI, Sekjen Kemendagri Dukung Kolaborasi antar-Pemkot untuk Percepat Kemajuan Daerah

Tutup Munas VII APEKSI, Sekjen Kemendagr...

Launching Portal Satu Data NTT, Wamendagri Bima Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Berbasis Data

Launching Portal Satu Data NTT, Wamendag...

Tito Proses Belajar Mengajar di Tiga Provinsi Pascabencana Kembali Berjalan 100 Persen

Tito Proses Belajar Mengajar di Tiga Pro...

Ketum Saber Agustinus, S.Pd Revisi KUHAP Harus Menjunjung Keadilan dan Transparan

Ketum Saber Agustinus, S.Pd Revisi KUHAP...

Miliki Jaringan Luas, Mendagri Ajak Semu...

Buka Rakornas Binwas Pemda, Mendagri Minta Kepala Daerah Optimalkan Peran APIP Perkuat Pengawasan

Buka Rakornas Binwas Pemda, Mendagri Min...

Bupati Pringsewu Lepas Kontingen SSB BMP Ikuti Kejurnas Sepakbola Usia 10 Tahun

Bupati Pringsewu Lepas Kontingen SSB BMP...

Ketua Komisi III DPR RI Bantah Isu Penghapusan SKCK Hoaks dan Tidak Berdasar

Ketua Komisi III DPR RI Bantah Isu Pengh...

Previous Post

Kolaborasi Kemendagri-Lion Group Dukung Pemulihan Aceh Tamiang

Next Post

Operasi Lilin Seligi 2025 Polda Kepri Resmi Berakhir, Situasi Kamtibmas Terkendali Dan Pelayanan Masyarakat Berjalan Humanis

Yatimatul Hidayah

Yatimatul Hidayah

Related Posts

Kawal Swasembada Beras, HMI Surabaya Dampingi Mentan Sidak di Sidoarjo

by Yatimatul Hidayah
April 19, 2026
0
ShareTweetSend

Kemendagri Dorong Optimalisasi BUMD, BLUD, dan Aset Daerah untuk Perkuat Pendapatan

Kemendagri Dorong Optimalisasi BUMD, BLUD, dan Aset Daerah untuk Perkuat Pendapatan
by Yatimatul Hidayah
April 19, 2026
0
ShareTweetSend

Pemulihan Infrastruktur Terus Dikebut, Ketahanan Terhadap Potensi Bencana Jadi Prioritas

Pemulihan Infrastruktur Terus Dikebut, Ketahanan Terhadap Potensi Bencana Jadi Prioritas
by Yatimatul Hidayah
April 19, 2026
0
ShareTweetSend

Dilepas Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, SKIn Gelar Fun Camping Ride

Dilepas Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas, SKIn Gelar Fun Camping Ride
by Yatimatul Hidayah
April 19, 2026
0
ShareTweetSend

Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila Lantik Pj Kapekon Gumuk Rejo Catur Hendra Susianto

by Yatimatul Hidayah
April 19, 2026
0
ShareTweetSend

Mendagri Tito Dampingi Presiden pada Kursus Pemantapan Kepemimpinan Ketua DPRD Seluruh Indonesia

Mendagri Tito Dampingi Presiden pada Kursus Pemantapan Kepemimpinan Ketua DPRD Seluruh Indonesia
by Yatimatul Hidayah
April 18, 2026
0
ShareTweetSend

Didampingi Wabup, KONI Pusat Survei Venue Olahraga Dayung dan Ski Air PON 2032 Di Kabupaten Pringsewu

Didampingi Wabup, KONI Pusat Survei Venue Olahraga Dayung dan Ski Air PON 2032 Di Kabupaten Pringsewu
by Yatimatul Hidayah
April 17, 2026
0
ShareTweetSend

Amphiteater Budaya Disiapkan di Way Sekampung, Pringsewu Sekaligus Bidik Venue PON 2032

Amphiteater Budaya Disiapkan di Way Sekampung, Pringsewu Sekaligus Bidik Venue PON 2032
by Yatimatul Hidayah
April 17, 2026
0
ShareTweetSend
Load More
Next Post
Operasi Lilin Seligi 2025 Polda Kepri Resmi Berakhir, Situasi Kamtibmas Terkendali Dan Pelayanan Masyarakat Berjalan Humanis

Operasi Lilin Seligi 2025 Polda Kepri Resmi Berakhir, Situasi Kamtibmas Terkendali Dan Pelayanan Masyarakat Berjalan Humanis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Tinjau Kesiapan Marselling Area Yonif TP 896/SP di Kabupaten Sarolangun

Tinjau Kesiapan Marselling Area Yonif TP 896/SP di Kabupaten Sarolangun

November 9, 2025
Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto SH.MH Angkat Bicara Wartawan Tak Bisa Dijerat Dengan UU ITE

Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto SH.MH Angkat Bicara Wartawan Tak Bisa Dijerat Dengan UU ITE

March 12, 2024
Junaidi Menuntut Kembalikan Lahan Perkebunan Karet yang dirusak dan di Serubut Oleh PT KPP

Junaidi Menuntut Kembalikan Lahan Perkebunan Karet yang dirusak dan di Serubut Oleh PT KPP

October 26, 2025
Prajurit Yonkav 6/NK Bantu Warga Terjebak Banjir di Asam Kumbang

Prajurit Yonkav 6/NK Bantu Warga Terjebak Banjir di Asam Kumbang

November 27, 2025

Kapolda Aceh Sambut Kedatangan Mahfud MD di Bandara SIM

0

Kapolda Aceh Sambut Kedatangan Mahfud MD di Bandara SIM

0

Owner Barometer99 Apresiasi Kegiatan Polda Sumsel

0

Owner Barometer99 Apresiasi Kegiatan Polda Sumsel

0
Dukung Program MBG, Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makanan Bergizi Gratis ke Sekolah

Dukung Program MBG, Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makanan Bergizi Gratis ke Sekolah

April 20, 2026
Satlantas Polres Lampung Utara Edukasi Pelajar Lewat Program Police Goes to School

Satlantas Polres Lampung Utara Edukasi Pelajar Lewat Program Police Goes to School

April 20, 2026
Iptu Tumpal Sitorus, S.H Pimpin Anev Personil Polsek Salak

Iptu Tumpal Sitorus, S.H Pimpin Anev Personil Polsek Salak

April 20, 2026
Sentuhan Humanis TNI di Tanah Papua Satgas Yonif 123/Rajawali Pangkas Rambut Anak-Anak, Hadirkan Keceriaan di Perbatasan

Sentuhan Humanis TNI di Tanah Papua Satgas Yonif 123/Rajawali Pangkas Rambut Anak-Anak, Hadirkan Keceriaan di Perbatasan

April 20, 2026

Recent News

Dukung Program MBG, Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makanan Bergizi Gratis ke Sekolah

Dukung Program MBG, Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makanan Bergizi Gratis ke Sekolah

April 20, 2026
Satlantas Polres Lampung Utara Edukasi Pelajar Lewat Program Police Goes to School

Satlantas Polres Lampung Utara Edukasi Pelajar Lewat Program Police Goes to School

April 20, 2026
Iptu Tumpal Sitorus, S.H Pimpin Anev Personil Polsek Salak

Iptu Tumpal Sitorus, S.H Pimpin Anev Personil Polsek Salak

April 20, 2026
Sentuhan Humanis TNI di Tanah Papua Satgas Yonif 123/Rajawali Pangkas Rambut Anak-Anak, Hadirkan Keceriaan di Perbatasan

Sentuhan Humanis TNI di Tanah Papua Satgas Yonif 123/Rajawali Pangkas Rambut Anak-Anak, Hadirkan Keceriaan di Perbatasan

April 20, 2026
Media TNI POLRI

Browse by Category

  • DAERAH
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • KESEHATAN
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • PEMERINTAH
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • POLRI
  • PRESIDEN RI
  • TNI
  • TNI-POLRI
  • Uncategorized

Recent News

Dukung Program MBG, Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makanan Bergizi Gratis ke Sekolah

Dukung Program MBG, Polres Lampung Utara Kawal Distribusi Makanan Bergizi Gratis ke Sekolah

April 20, 2026
Satlantas Polres Lampung Utara Edukasi Pelajar Lewat Program Police Goes to School

Satlantas Polres Lampung Utara Edukasi Pelajar Lewat Program Police Goes to School

April 20, 2026
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber

Hak cipta mediatniI-polri.com © 2026 Web Development PT.TAB | TabWeb

No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • TNI
  • POLRI
  • HUKUM & KRIMINAL
  • INTERNASIONAL
  • KESEHATAN
  • OLAHRAGA
  • PEMERINTAH
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • PRESIDEN RI
  • TNI-POLRI

Hak cipta mediatniI-polri.com © 2026 Web Development PT.TAB | TabWeb