OGAN ILIR // MEDIATNI-POLRI.COM/ Upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan jajaran Kodim 0402/OKI. Menindaklanjuti adanya titik panas (hotspot) yang terdeteksi di wilayah Kabupaten Ogan Ilir, Babinsa Koramil 402-07/Indralaya bersama tim gabungan melaksanakan ground check sekaligus pemadaman di Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Jumat (11/9/2026).
Kegiatan ground check dilaksanakan sekitar pukul 14.50 WIB. Dari hasil pengecekan di lapangan, ditemukan bekas lahan terbakar dengan luas kurang lebih 6 hektare, sementara sekitar 2 hektare di antaranya dilakukan pemadaman oleh personel gabungan.
Dalam upaya pemadaman tersebut, Babinsa Koramil 402-07/Indralaya bersinergi dengan personel Polri, Manggala Agni, dan BPBD Ogan Ilir. Proses pemadaman dilakukan secara bersama-sama guna memastikan api tidak kembali meluas ke area lainnya.
Lahan yang terbakar diketahui memiliki vegetasi berupa semak belukar, ilalang, purun dan semblidang, dengan kondisi tanah mineral. Sementara status lahan masih dalam proses pendataan dan diketahui berada di kawasan APL.
Berkat kerja sama dan respons cepat personel di lapangan, api berhasil dipadamkan. Meski demikian, kondisi terakhir masih ditemukan sedikit asap di sejumlah titik sehingga personel tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api.
Selain melakukan pemadaman, Babinsa juga melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi karhutla serta tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan. Babinsa juga terus melakukan penyisiran terhadap wilayah yang dinilai rawan terjadi kebakaran.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya jajaran Kodim 0402/OKI dalam mendukung pencegahan karhutla, sekaligus memastikan setiap indikasi titik panas dapat segera ditindaklanjuti sebelum berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.
“Kami bersama seluruh unsur terkait akan terus melakukan pemantauan dan penanganan secara cepat apabila ditemukan titik api. Selain pemadaman, edukasi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting agar kebakaran lahan dapat dicegah sejak dini,” ujar salah satu personel di lapangan.
Dengan sinergi antara TNI, Polri, Manggala Agni, BPBD dan masyarakat, diharapkan potensi karhutla di wilayah Ogan Ilir dapat terus ditekan, khususnya pada kawasan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.
(*)



























