ACEH UTARA // MEDIATNI-POLRI COM / Upaya pemulihan infrastruktur pascabanjir terus dilakukan di Desa Matang Puntong, Kecamatan Seunuddon. Babinsa Koramil 09/Seunuddon Kodim 0103/Aceh Utara melaksanakan pemantauan langsung terhadap pengerjaan Jembatan Bailey tipe 3-1 sepanjang tujuh petak yang dikerjakan oleh Satgas Yonzipur 5/ABW BKO Kodam Iskandar Muda guna memulihkan konektivitas wilayah terdampak. Rabu (4/2/2026).
Pada tahap awal pembangunan, personel gabungan Yonzipur 5/ABW dan Yonzipur 6 di bawah komando Sertu Kasianto tampak melakukan pekerjaan pemasangan dan penguatan terpas pada tiang peling di aliran sungai.
Katanya, pekerjaan tersebut dilakukan secara manual dengan ketelitian tinggi karena berada langsung di dalam air.
Ia menjelaskan, pemasangan peling dan terpas merupakan bagian krusial sebagai fondasi penyangga konstruksi jembatan Bailey.
Imbuhnya, sinergi antar satuan zeni terus dijaga agar setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai standar teknis sehingga jembatan nantinya aman digunakan masyarakat.
Pengerjaan jembatan Bailey ini juga mendapat dukungan dari Dinas PUPR yang menurunkan dua personel serta satu unit alat berat Excavator PC 200 Hitachi.
Dukungan tersebut membantu penyiapan medan dan pemindahan material berat, meskipun progres fisik pembangunan saat ini masih berada pada kisaran 4 persen.
Pungkasnya, pendampingan Babinsa merupakan wujud pengabdian TNI dalam membantu pemerintah daerah mempercepat normalisasi kehidupan masyarakat pascabanjir.
Seluruh kegiatan hari ini berlangsung aman dan kondusif, dengan harapan progres pengerjaan jembatan Bailey terus meningkat sehingga akses transportasi warga segera kembali normal.
(*)




























