SAROLANGUN // MEDIATNI-POLRI.COM / 01 September 2026 – Upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Desa Sungai Abang, Kecamatan Sarolangun, Kabupaten Sarolangun, terus dilakukan. Babinsa Koramil 420-04/Sarolangun bersama tim gabungan hingga kini masih berjibaku melakukan pemadaman sekaligus pendinginan untuk memastikan api benar-benar terkendali.
Pemadaman melibatkan personel TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni serta unsur terkait lainnya. Tim gabungan bekerja secara berkelanjutan untuk mencegah api kembali menyala dan menjalar ke area lainnya, terlebih kondisi cuaca panas dan lahan yang kering berpotensi mempercepat penyebaran api.
Danramil 420-04/Sarolangun, Mayor Inf Abdul Azis Efendi, mengatakan bahwa personel di lapangan terus berupaya melakukan pemadaman dan pendinginan pada sejumlah titik yang masih mengeluarkan asap.
“Di lokasi, kita bersama tim terus melakukan pemadaman dan pendinginan. Tak luput juga usaha serta doa kita lakukan agar hujan dapat segera turun di sekitar lokasi,” ujar Mayor Inf Abdul Azis Efendi.
Dalam pelaksanaan pemadaman, tim gabungan menggunakan berbagai peralatan pendukung, di antaranya empat unit mini strecker, 12 rol selang ukuran 2,5 inci, delapan rol selang ukuran 1,5 inci, dua buah Kuae Connection, serta lima buah nozzle.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, luas lahan yang terdampak kebakaran diperkirakan mencapai 15 hektare.
Sebagian besar api telah berhasil dipadamkan, namun masih terdapat asap di sejumlah titik tertentu. Karena itu, proses pendinginan terus dilakukan guna memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala dan menimbulkan hotspot baru.
Babinsa Koramil 420-04/Sarolangun, Serda Hendrik S., bersama sejumlah Babinsa lainnya turut berada di lokasi untuk memantau perkembangan situasi.
Selain membantu proses pemadaman, para Babinsa juga memastikan kegiatan berlangsung dengan aman dan terkendali.
“Pendinginan tetap dilakukan secara menyeluruh, terutama pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap. Hal ini penting untuk mencegah api kembali muncul dan meluas,” demikian upaya personel di lapangan.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih belum diketahui dan masih dalam proses penyelidikan. Babinsa bersama tim gabungan terus melakukan pemantauan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api.
Kehadiran Babinsa dalam penanganan Karhutla menjadi wujud nyata komitmen TNI AD untuk selalu hadir di tengah masyarakat.
Tidak hanya dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi juga membantu masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan.
Dengan kerja sama dan sinergi seluruh unsur yang terlibat, diharapkan seluruh titik api di Desa Sungai Abang dapat segera dikendalikan sehingga ancaman Karhutla tidak meluas serta lingkungan dan masyarakat sekitar tetap aman.
(Nurcholik)




























