OGAN ILIR // MEDIATNI-PILRI.COM/ Personel TNI bersama unsur Polri, Manggala Agni, BPBD Kabupaten Ogan Ilir serta dibantu personel Batalyon TP 949/DRmelaksanakan ground check sekaligus penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Desa Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Minggu (13/9/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas terdeteksinya titik hot spot di wilayah tersebut. Ground check dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dengan lokasi titik koordinat 3.13871483 S dan 71.0469986031 E.
Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, ditemukan bekas lahan terbakar dengan luas kurang lebih 8 hektare, dengan luasan sekitar 4 hektare telah berhasil dilakukan pemadaman.
Kondisi lahan yang terbakar didominasi vegetasi berupa semak belukar, ilalang, purun dan semblidang, dengan jenis tanah mineral. Status lahan masih dalam proses pendataan dan sementara berada pada kawasan APL.
Tim gabungan mulai melaksanakan pemadaman pada pukul 13.25 WIB dan berhasil menyelesaikan proses pemadaman pada pukul 19.30 WIB. Dalam pelaksanaan pemadaman, personel TNI dari satuan kewilayahan turut diperkuat oleh personel Batalyon TP 949/DR, sehingga proses penanganan api dapat dilakukan secara bersama-sama dan terkoordinasi.
Berkat sinergi seluruh unsur yang terlibat, api berhasil dipadamkan. Meski demikian, petugas tetap melakukan pemantauan dan penyisiran di sekitar lokasi karena masih ditemukan sedikit asap yang berasal dari sisa bara.
Selain melaksanakan pemadaman, Babinsa juga terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya karhutla, sekaligus menyisir wilayah-wilayah yang dinilai rawan terjadi kebakaran sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini.
Danramil 402-07/Indralaya Lettu Kav Adam menyampaikan bahwa penanganan karhutla membutuhkan kecepatan, kesigapan serta sinergi seluruh unsur di lapangan.
“Kami bersinergi dengan seluruh unsur terkait, termasuk dukungan personel Batalyon TP 949/DR, untuk melakukan penanganan dan pemadaman api. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan dan selanjutnya kami tetap melakukan pemantauan untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran dalam membuka maupun membersihkan lahan.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api. Pencegahan sejak dini sangat penting agar kebakaran tidak meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar,” tambahnya.
Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergitas TNI bersama Polri, Manggala Agni, BPBD dan unsur terkait lainnya dalam upaya pencegahan serta penanggulangan karhutla di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.
(*)



























