KENDARI // MEDIATNI-POLRI COM / Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Maritim Kendari resmi merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Kota Kendari dan seluruh Provinsi Sulawesi Tenggara pada hari ini, Sabtu, 25 April 2026.
Berdasarkan data dan analisis atmosfer yang dilakukan, kondisi cuaca di Kota Kendari hari ini diprediksi akan berlangsung cerah berawan sepanjang hari.
Pagi hingga siang hari, langit terlihat biru cerah dengan sedikit penumpukan awan tipis, memberikan suasana yang cukup hangat.
Hingga pukul 09.30 WITA, suhu udara yang tercatat mencapai 28 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara berkisar antara 60 hingga 88 persen.
Suhu maksimum diperkirakan bisa mencapai 31,5 derajat Celsius pada siang hari, sementara suhu minimum turun menjadi 24,5 derajat Celsius pada malam hingga dini hari.
Kecepatan angin bergerak relatif tenang, berkisar antara 1 hingga 13 km/jam dengan arah dominan dari Timur Laut hingga Timur.
Meskipun cuaca di Kendari cenderung cerah berawan, BMKG menginformasikan bahwa secara umum wilayah Sulawesi Tenggara masih didominasi oleh potensi hujan ringan.
Dari total 17 kabupaten dan kota di provinsi ini, sekitar 6 wilayah diprediksi berawan, sementara sebagian besar lainnya berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang, terutama pada siang hingga sore hari.
Beberapa wilayah yang perlu mendapatkan perhatian lebih antara lain Kolaka Utara dan Buton Selatan, yang diprediksi memiliki potensi hujan yang lebih signifikan dibandingkan daerah lain.
Selain itu, di beberapa titik juga berpotensi terjadi hujan yang disertai dengan fenomena guntur atau petir serta angin kencang yang bisa terjadi secara tiba-tiba.
𝗣𝗮𝗸𝘁𝗼𝗿 𝗣𝗲𝗻𝘆𝗲𝗯𝗮𝗯
Kondisi cuaca ini dipengaruhi oleh beberapa faktor atmosfer yang sedang terjadi. Menurut analisis BMKG, suhu permukaan laut yang hangat dengan anomali positif menjadi salah satu pemicu utama.
Selain itu, adanya penumpukan massa udara (konvergensi) di wilayah Sulawesi Tenggara, didukung oleh keberadaan massa udara basah di lapisan rendah dan indeks labilitas lokal yang kuat, membuat pertumbuhan awan hujan menjadi sangat aktif dan mudah terbentuk.
Kombinasi faktor-faktor ini menciptakan kondisi cuaca yang cukup dinamis dan bisa berubah dengan cepat dalam waktu singkat.
𝗛𝗶𝗺𝗯𝗮𝘂𝗮𝗻 𝗨𝗻𝘁𝘂𝗸 𝗠𝗮𝘀𝘆𝗮𝗿𝗮𝗸𝗮𝘁
Mengingat potensi perubahan cuaca yang tidak menentu, BMKG mengimbau seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan siaga.
Bagi warga yang akan melakukan aktivitas di luar ruangan, disarankan untuk selalu membawa perlengkapan pelindung seperti payung atau jas hujan guna mengantisipasi hujan yang bisa turun sewaktu-waktu.
Selain itu, hindari berada di bawah pohon besar, tiang listrik, atau bangunan yang tidak kokoh saat terjadi hujan disertai petir dan angin kencang untuk menghindari risiko bahaya.
Masyarakat juga diingatkan untuk tetap memantau perkembangan informasi cuaca terbaru secara berkala melalui kanal-kanal resmi BMKG,
baik melalui situs web bmkg.go.id, aplikasi mobile, maupun akun media sosial resmi BMKG Wilayah Sulawesi Tenggara.
“Kami terus melakukan pemantauan intensif 24 jam untuk memberikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas kami,” ujar perwakilan BMKG Kendari.
𝗥𝗶𝘀𝗮𝗹 (𝘀𝘂𝗹𝘁𝗿𝗮)




























