MERANTI // MEDIATNI-POLRI.COM / Suasana hangat dan akrab mewarnai kegiatan kepolisian di wilayah hukum Polsek Meranti pada Minggu (2/8/2026). Tak sekadar menjalankan tugas rutin patroli dialogis, para personel polisi kali ini tampil berbeda dengan pendekatan yang lebih menyatu bersama masyarakat.
Di tengah aktivitas warga, petugas tidak hanya hadir sebagai penegak hukum, melainkan sebagai sahabat yang menyapa dengan ramah, bersalaman, dan berbincang santai dari hati ke hati.
Momen kedekatan antara abdi negara dan warga ini menjadi wujud nyata implementasi program Quick Wins Presisi Polri yang mengedepankan pelayanan prima dan komunikasi dua arah.
Dalam setiap perjumpaan, petugas juga menyelipkan himbauan kamtibmas secara persuasif, mengingatkan warga untuk tetap waspada, menjaga kerukunan antarwarga, serta proaktif melaporkan segala potensi gangguan keamanan di lingkungannya masing-masing.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Pelaksana Harian (Plh) Kapolsek Meranti IPTU P. Eko Kusyunianto, saat dikonfirmasi secara terpisah menegaskan bahwa pendekatan humanis dalam patroli dialogis merupakan instruksi langsung dari pimpinan.
“Patroli dialogis bukan hanya soal memantau situasi, tetapi bagaimana kita bisa membangun kepercayaan publik. Sapaan ramah dan senyum tulus kepada warga adalah kunci agar polisi benar-benar dirasakan kehadirannya, bukan ditakuti,” ujar IPTU Eko.
Lanjut Plh Kapolsek menambahkan, bahwa kegiatan patroli dialogis pada hari Minggu ini juga difokuskan pada penyampaian himbauan adaptif terhadap kondisi terkini di masyarakat.
“Kami ingin memastikan pesan-pesan kamtibmas tersampaikan tanpa terkesan menggurui. Melalui interaksi yang cair dan bersahabat, warga jadi lebih terbuka untuk berbagi informasi. Selain itu, kami juga menghimbau agar masyarakat bijak bermedia sosial, menghindari hoaks, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang kondusif menjelang berbagai agenda nasional ke depan. Keamanan yang berkelanjutan hanya bisa terwujud jika polisi dan warga berjalan beriringan,” tambahnya.
Kehadiran polisi yang ramah dan komunikatif di tengah-tengah warga pada akhir pekan ini mendapat apresiasi positif dari masyarakat setempat.
Mereka merasa lebih aman, nyaman, dan dihargai ketika aparat datang bukan dengan wajah tegang, melainkan dengan sapaan yang memanusiakan hubungan antara rakyat dan pelindungnya.
(*)




























