LANDAK // MEDIATNI-POLRI.COM/ Polsek Sengah Temila ~Polres Landak ~ Polda Kalbar ~ Suasana malam Sabtu (25/7/2026) di wilayah Kecamatan Sengah Temila terasa lebih hangat dan akrab. Bukan karena udara yang sejuk, melainkan karena kehadiran anggota Polri yang turun langsung menyapa warga di tempat nongkrong favorit mereka.
Dalam patroli malam tersebut, personel kepolisian tidak hanya bertugas sebagai penegak hukum, tetapi juga hadir sebagai sahabat masyarakat.
Terlihat dalam momen yang terekam kamera, polisi berbaur santai bersama sekelompok warga yang sedang berkumpul di sebuah warung sederhana.
Alih-alih suasana tegang, interaksi ini justru dipenuhi canda tawa dan obrolan ringan, menunjukkan pendekatan humanis yang diterapkan oleh Polisi
Di sela-sela keakraban dan guyonan tersebut, pesan keamanan tetap tersampaikan dengan efektif. Polisi memanfaatkan momentum kebersamaan ini untuk memberikan himbauan kamtibmas terkait pencegahan kejahatan, mulai dari pencurian hingga gangguan ketertiban umum, yang disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan tidak menggurui.
Kapolres Landak AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Sengah Temila AKP Triyono, S.H., menjelaskan secara terpisah bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari program Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan persuasif dan preventif.
“Kami ingin mengubah stigma bahwa polisi itu menakutkan. Dengan bercanda dan ngobrol santai seperti ini, kami bisa masuk ke ‘dunia’ warga. Himbauan tentang kejahatan akan lebih mudah diterima ketika disampaikan dalam suasana kekeluargaan,” ujar Kapolsek.
Lanjut Kapolsek menambahkan, bahwa kerawanan kejahatan seringkali terjadi di jam-jam malam saat warga lengah. Oleh karena itu, kehadiran polisi di tengah-tengah warga yang sedang beristirahat atau bersosialisasi bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus mengingatkan agar tetap waspada terhadap lingkungan sekitar.
“Meskipun kita bercanda, mata kami tetap awas. Kami pastikan warga merasa aman, tapi juga sadar bahwa menjaga keamanan adalah tanggung jawab bersama antara polisi dan masyarakat,” pungkasnya.
Pendekatan “blusukan” ala Polsek Sengah Temila ini mendapat apresiasi positif dari warga setempat, yang menilai bahwa sinergitas antara aparat dan masyarakat adalah kunci utama terciptanya wilayah yang kondusif dan bebas dari tindak pidana.
(*)




























