MALANG // MEDIATNI-POLRI.COM / Komandan Kodim 0818/Malang-Batu mendampingi Waaster Kasad dalam kegiatan diseminasi penataan lingkungan hidup dan mitigasi bencana yang digelar di kawasan L Sima, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang.
Kegiatan ini melibatkan unsur TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat sebagai bentuk kolaborasi dalam menjaga kelestarian lingkungan, (27/03/2026).
Diseminasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan hidup sekaligus memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana alam.
Dalam arahannya, Waaster Kasad menegaskan bahwa penataan lingkungan yang baik merupakan langkah strategis dalam meminimalisir dampak bencana seperti banjir dan tanah longsor yang kerap melanda wilayah rawan.
“Lingkungan yang terjaga dengan baik akan menjadi benteng alami dalam menghadapi ancaman bencana. Oleh karena itu, perlu adanya sinergi semua pihak untuk terus menjaga dan merawat alam,” ujarnya.
Sebagai wujud nyata dari kegiatan tersebut, dilakukan penanaman pohon secara simbolis di area L Sima.
Penanaman ini diharapkan mampu memperkuat struktur tanah, menjaga keseimbangan ekosistem, serta meningkatkan kualitas udara di lingkungan sekitar.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menjaga kelestarian alam.
Antusiasme peserta terlihat tinggi, mulai dari aparat TNI, perangkat daerah hingga masyarakat yang turut berpartisipasi aktif dalam setiap rangkaian kegiatan.
Sementara itu, Komandan Kodim 0818/Malang-Batu menyampaikan komitmennya untuk terus mendukung program pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana di wilayah binaannya.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif menjaga lingkungan, dimulai dari hal-hal kecil di sekitar tempat tinggal.
“Kami berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan melalui diseminasi ini,
upaya pelestarian lingkungan dan kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Malang semakin kuat dan berkesinambungan.
Ratri Iswanto




























