KONAWE UTARA // MEDIATNI-POLRI.COM / Muh Jefri Alfahcriansyah menuturkan bahwa berdasarkan penelusuran saya Langgikima merupakan salah satu kecamatan potensial yang berada di kabupaten konawe utara tidak hanya dari hasil pertanianya maupun perikanan,
Langgikima di kenal juga dari sektor pertambanganya yang melimpah, namun ironinya kondisi kecamatan langgikima tersebut sangat memprihatinkan
“Dapat kita lihat pada kondisi jalanya yang rusak parah itu semua tidak lain kerna adanya aktifitas perusahaan yang selalu melintasi jalan poros maupun pedesaan, bias dari pada itu semua dapat kita lihat kian banyaknya jalan-jalan yang rusak berlubang bahkan jadi kolam lumpur sehingga mempersulit aktifitas masyarakat bahkan anak-anak muda maupun pelajar sangat merasakan dampaknya”
Muh Jefri Alfahcriansyah mantum ketua himpunan mahasiswa LANGGIKIMA mengatakan sebaiknya pemerintah dapat mengambil langkah tegas untuk segera memanggil investor yang berada di wilayah kecamatan langgikima agar segera bertanggung jawab untuk membenahi jalan jalan yang berlubang dan rusak parah,
jangan hanya tau mengobrak abrik sumber daya alam tapi lupa akan tanggung jawab ungkapnya di media. tambahnya
“sangat di sayangkan dari sekian banyaknya perusahaan yang berada di wilayah kecamatan langgikima persoalan jalan yang rusak dan berlumpur tidak bisa di selesaikan”
IRHAM selaku mantum ketua himpunan mahasiswa LANGGIKIMA juga mengatakan bahwa apa yang menjadi keluhan pemuda dan pelajar adalah representatif dari masyarakat langgikima memang kita lihat bahwa hari ini di kecamatan langgikima sangat banyak perusahaan yang sedang beroperasi namun persoalan kecil seperti jalan jalan yang berlubang sulit untuk di perbaiki,
perusahaan hanya memikirkan bagaimana aktivitas mereka terus berjalan tampa memperhatikan kaidah kaidah etika lingkungan pungkasnya
“Sejauh ini hanya beberapa perusahaan saja yang sering terlibat untuk ikut serta merespon keluh kesah masyarakat padahal kita tau sendiri bahwa perusahaan yang beradah di wilayah kecamatan langgikima kurang lebih 40 perusahaan aktif yang sedang melakukan Aktivitas”
dalam hal ini kedua perwakilan itu mengungkapkan jika apa yang menjadi keluh kesah masyarakat tidak bisa menjadi tamparan bagi investor dan pemerintah maka mereka siap turun kejalan untuk menyelesaikan problematika yang ada.
(*)





























