LANDAK // MEDIATNI-POLRI.COM/ Polsek Mandor~ Polres Landak ~ Polda Kalbar ~ Suasana siang yang terik di Kecamatan Mandor, Kabupaten Landak, Sabtu (8/8/2026), terasa jauh lebih sejuk berkat kehadiran aparat kepolisian yang tak sungkan membaur dengan masyarakat.
Momen kebersamaan yang hangat terekam saat personel Polsek Mandor melaksanakan patroli dialogis siang hari. Alih-alih hanya berkeliling dengan kendaraan dinas, petugas memilih untuk berhenti, memarkir sepeda motornya, dan duduk santai di kursi plastik hijau beranda sebuah rumah warga.
Dalam suasana yang penuh keakraban tersebut, polisi dan warga tampak larut dalam obrolan santai sambil menyeruput minuman di atas meja kayu.
Momen “ngopi bareng” ini menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara aparat penegak hukum dan masyarakat untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) secara langsung dari hati ke hati.
Di tengah canda tawa dan diskusi ringan tersebut, petugas kepolisian juga memanfaatkan momen ini untuk memberikan edukasi dan himbauan penting kepada warga.
Mengingat wilayah Kalimantan Barat kerap dihadapkan pada tantangan cuaca ekstrem, polisi mengingatkan masyarakat tentang bahayanya kabut asap di musim kemarau.
Himbauan ini secara khusus menyoroti bahaya kabut asap yang diakibatkan dari kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar (Karhutla).
Petugas menekankan bahwa dampak dari asap kebakaran hutan dan lahan tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga sangat mengancam kesehatan pernapasan warga, terutama anak-anak dan lansia.
Kapolres Landak, AKBP Devi Ariantari, S.H., S.I.K., melalui Kapolsek Mandor, IPDA Bernadus Didy Kusnadi, S.H., M.H., menjelaskan secara terpisah bahwa pendekatan humanis dan dialogis seperti ini merupakan instruksi langsung pimpinan untuk terus mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat.
“Patroli dialogis ini bukan sekadar rutinitas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga wadah untuk membangun silaturahmi. Dengan duduk bersama, minum bersama, dan mengobrol santai, jarak antara polisi dan warga menjadi hilang. Pesan-pesan Kamtibmas pun akan lebih mudah diterima dan dipahami oleh masyarakat,” ujar IPDA Bernadus Didy Kusnadi.
Lanjut Kapolsek menambahkan, pihaknya terus menggencarkan sosialisasi pencegahan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) seiring dengan masuknya fase musim kemarau.
“Kami menghimbau dengan sangat kepada seluruh warga Kecamatan Mandor agar tidak melakukan pembukaan lahan pertanian atau perkebunan dengan cara dibakar. Selain melanggar hukum dan memiliki sanksi pidana yang tegas, asap yang ditimbulkan sangat berbahaya bagi kesehatan kita semua dan dapat mengganggu aktivitas penerbangan serta transportasi darat. Mari kita jaga bersama alam dan kesehatan lingkungan kita demi generasi mendatang,” pungkasnya.
(*)




























