BEKASI // MEDIATNI-POLRI.COM / Unsur Muspika Kecamatan Kedungwaringin bersama TNI-Polri, aparatur desa dan masyarakat menggelar kegiatan Jumat Bersih secara serentak di tiga lokasi di wilayah Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kebersihan lingkungan, khususnya pada sejumlah titik yang ditemukan mengalami penumpukan sampah akibat masih adanya kebiasaan membuang sampah sembarangan.
Tiga lokasi yang menjadi sasaran kerja bakti meliputi kawasan samping SMP Negeri 1 Kedungwaringin di Kampung Kedunggede RT 012/05, Desa Kedungwaringin; Kampung Bojong RT 005/004, Desa Bojongsari; serta Kampung Kedungkole RT 005/003, Desa Karangmekar.
Kapolsek Kedungwaringin AKP Muhammad Trisno bersama delapan personel Polsek Kedungwaringin turut terjun langsung dalam kegiatan tersebut.
Hadir pula unsur Koramil 13 Kedungwaringin, Satpol PP Kecamatan Kedungwaringin, Puskesmas Kedungwaringin, jajaran pemerintah kecamatan, para kepala desa, aparatur desa serta warga masyarakat.
Sejumlah unsur yang hadir di antaranya Maman Badruzaman, Kepala Trantib Kecamatan Kedungwaringin Naman Suherman, Ketua BPD Kecamatan Kedungwaringin Salip Saepulloh, Kepala Desa Kedungwaringin Tita Komala, Kepala Desa Bojongsari R. Mulyana M. Muslim, serta Kepala Desa Karangmekar Nur Said.
Selain delapan personel Polsek Kedungwaringin, kegiatan juga melibatkan delapan personel Koramil Kedungwaringin, delapan personel Satpol PP, lima personel Puskesmas, 45 perwakilan aparatur desa, serta sekitar 30 warga masyarakat.
Para peserta kemudian bergotong royong membersihkan sampah yang menumpuk di masing-masing titik, sekaligus menata lingkungan agar lebih bersih, sehat dan nyaman bagi masyarakat.
Kegiatan Jumat Bersih tersebut tidak hanya menjadi upaya penanganan terhadap sampah yang telah menumpuk, tetapi juga menjadi sarana untuk menumbuhkan kembali kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan serta bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.
Melalui sinergi antara pemerintah, TNI-Polri, aparatur desa dan masyarakat, diharapkan budaya gotong royong terus terpelihara dan kepedulian terhadap lingkungan semakin meningkat.
(*)




























