ACEH UTARA // MEDIATNI-POLRI.COM / Personel Yon Zipur-5/Brawijaya Malang bersama Babinsa Koramil 29/LKH dan tim SAR UNS Solo melaksanakan Karya Bhakti pembersihan fasilitas pendidikan di MIN 18 Langkahan, Desa Simpang Tiga, Kabupaten Aceh Utara.
Kegiatan ini difokuskan pada pembersihan sisa-sisa lumpur tebal yang menggenangi area sekolah pasca banjir bandang yang melanda wilayah tersebut. Senin (5/1/2026).
Dalam pelaksanaannya, personel TNI bahu-membahu membersihkan endapan lumpur di dalam ruang kelas, hingga area halaman sekolah menggunakan peralatan manual seperti sekop dan gerobak.
Kehadiran Serda Zulfan beserta anggota Yon Zipur dan Babinsa Kopda Rizal menjadi motor penggerak utama dalam normalisasi lingkungan sekolah yang terdampak cukup parah.
Babinsa Koramil 29/LKH, Kopda Rizal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan prioritas untuk mengembalikan fungsi sekolah.
“Kami berupaya semaksimal mungkin membersihkan sisa material banjir agar lingkungan sekolah kembali bersih. Fokus kami adalah memastikan ruang kelas bebas dari lumpur yang licin dan berbau,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Lebih lanjut, Kopda Rizal menjelaskan bahwa aksi cepat ini bertujuan agar aktivitas akademik tidak terhenti terlalu lama.
“Tujuan utama kami adalah membantu mempercepat pembersihan supaya siswa-siswi segera bisa belajar seperti biasa. Kami ingin anak-anak kembali ke kelas dengan perasaan nyaman dan aman tanpa terganggu sisa bencana,” tambahnya.
Kegiatan Karya Bhakti ini diharapkan mampu meringankan beban para guru sehingga proses belajar mengajar kembali efektif.
Sinergi antara satuan Yon Zipur, Babinsa, dan relawan SAR UNS ini menjadi bukti nyata kepedulian TNI dan unsur terkait dalam membantu pemulihan infrastruktur pendidikan di wilayah Langkahan pasca bencana alam.
(*)



























