BEKASI // MEDIATNI-POLRI.COM / 29 November 2025 – Program ketahanan pangan Polda Metro Jaya di Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi menunjukkan perkembangan menggembirakan.
Kapolsek Cikarang Pusat, AKP Elia Umboh, S.H, M.H., bersama Kanit Binmas Ipda Wowo.S, Bhabinkamtibmas Aipda Sutarto, dan petugas teknis lapangan Rudi, melakukan pengecekan langsung ke lahan seluas 25 hektar pada hari Sabtu, 29 November 2025.
Lahan tersebut terbagi menjadi dua tahap penanaman. Tahap pertama seluas 14 hektar terdiri dari Blok A, B, C, D, dan E, yang telah berumur 70 hari.
Perkembangan tanaman jagung di blok-blok ini sangat signifikan, dengan 90% tanaman sudah mengeluarkan bunga dan putren.
Sementara itu, tahap kedua seluas 11 hektar yang terdiri dari Blok F, G, dan H, ditanam sejak 20 Oktober 2025, kini berusia 25 hari.
“Kami sangat optimis dengan perkembangan tanaman jagung ini. Di Blok A, B, C, D, dan E, tanaman sudah siap memasuki fase panen dalam waktu dekat jika kondisi cuaca terus mendukung,” ujar AKP Elia Umboh.
Program ini memberdayakan 30 petani lokal dari kelompok karya tani Tembong Gunung, yang merupakan warga asli kampung Tembong Gunung.
Mereka menggunakan benih jagung hibrida merek Pendekar Sakti yang diperoleh dari Kementerian Pertanian RI.
Sistem penyiraman memanfaatkan air tadah hujan dan kolam embung buatan, sementara pemupukan dilakukan berkala dengan pupuk kandang di awal olah tanah,
kemudian pasca tanam menggunakan pestisida, ZTP, NPK, urea, dan PAC Nitrogen bantuan dari Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi.
Saat ini, para petani fokus pada penyemprotan insektisida di Blok A, B, C, D, dan E untuk pencegahan hama ulat, serta pemberian pupuk ZFT untuk pengisian bulir jagung.
Sementara itu, di Blok F, G, dan H, kegiatan meliputi pembersihan gulma, pendangiran, dan pemupukan tahap II.
Dengan estimasi masa tanam 120 hari sejak penanaman pertama pada 18 September 2025,
panen jagung diperkirakan akan dimulai pada pertengahan Januari hingga akhir Februari 2026.
Polda Metro Jaya akan terus memantau dan melaporkan perkembangan program ketahanan pangan ini secara berkala, sebagai wujud komitmen dalam mendukung stabilitas pangan di wilayah hukumnya.
(Jefry Gobang)




























