PRINGSEWU // MEDIATNI-POLRI.COM/ Jangan merasa sepeda motor aman hanya karena sudah dikunci stang. Di tengah maraknya pencurian kendaraan bermotor (curanmor), kelengahan kecil bisa menjadi celah bagi pelaku untuk beraksi.
Kendaraan yang terparkir di depan rumah, halaman toko, tempat kerja maupun lokasi keramaian tetap berisiko menjadi sasaran. Apalagi jika hanya mengandalkan pengamanan standar tanpa langkah antisipasi tambahan.
Kondisi ini menjadi perhatian Polsek Pringsewu Kota Polres pringsewu. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Unit Reskrim pun meningkatkan patroli untuk mencegah aksi pencurian sekaligus mengingatkan masyarakat agar memperkuat pengamanan kendaraan dan lingkungan.
Patroli digelar hingga Kamis dini hari (3/9/2026), menyasar sejumlah lokasi mulai dari pusat-pusat keramaian, pertokoan hingga kawasan permukiman penduduk.
Dalam kegiatan tersebut, personel tidak hanya berkeliling memantau situasi. Petugas juga menyambangi warga dan memberikan imbauan secara langsung agar masyarakat tidak lengah terhadap potensi tindak kriminalitas.
Kapolsek Pringsewu Kota AKP Ramon Zamora, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Dadi Perdana Putra, mengatakan patroli tersebut merupakan langkah preventif kepolisian dalam mencegah terjadinya aksi pencurian, khususnya curanmor yang cenderung meningkat.
“Patroli ini merupakan upaya preventif untuk mencegah aksi pencurian, terutama curanmor. Kami juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan bersama-sama menjaga keamanan lingkungan,” ujar AKP Ramon pada Kamis (3/9/2026)
Jangan Hanya Mengandalkan Kunci Stang
Menurut Ramon, masyarakat perlu membangun kebiasaan pengamanan kendaraan secara berlapis.
Kunci stang tetap penting, tetapi pemilik kendaraan dapat menambahkan kunci pengaman tambahan untuk membuat kendaraan lebih sulit dibawa kabur.
Penggunaan alarm kendaraan juga dapat menjadi pilihan untuk memberikan peringatan ketika terjadi upaya gangguan atau pembobolan.
Untuk kendaraan yang memiliki nilai tinggi atau sering diparkir di lokasi yang minim pengawasan, pemilik juga dapat mempertimbangkan penggunaan GPS tracker.
Perangkat tersebut dapat membantu pemilik mengetahui posisi kendaraan dan menjadi salah satu upaya pendukung apabila kendaraan sewaktu-waktu hilang.
Pengamanan tidak berhenti pada kendaraannya. CCTV di rumah, toko, tempat usaha maupun area parkir juga penting untuk meningkatkan pengawasan lingkungan.
Rekaman kamera dapat membantu mengetahui aktivitas orang atau kendaraan yang berada di sekitar lokasi, sekaligus menjadi informasi pendukung ketika terjadi tindak pidana.
Namun, berbagai perangkat tersebut tetap bukan jaminan mutlak kendaraan tidak akan dicuri. Yang terpenting adalah mengurangi peluang dan mempersulit pelaku.
Karena itu, polisi mengingatkan warga untuk tidak meninggalkan kunci pada kendaraan, memilih lokasi parkir yang aman dan mudah diawasi, memastikan pagar rumah atau tempat usaha tertutup, serta tidak meninggalkan kendaraan dalam kondisi tanpa pengawasan terlalu lama.
“Semakin banyak lapisan pengamanan yang digunakan, semakin kecil peluang pelaku mendapatkan kendaraan dengan mudah,” ungkap Ramon
Patroli Siang dan Malam
Mantan Kasat Reskrim Polres Tanggamus ini juga mengatakan kegiatan patroli tidak hanya dilakukan pada malam hingga dini hari. Patroli juga dilaksanakan pada siang hari, terutama pada waktu-waktu yang dinilai rawan terjadinya kriminalitas.
Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mempersempit ruang gerak pelaku.
Di samping patroli, upaya pencegahan juga dilakukan melalui langkah preemtif. Personel Binmas dan Bhabinkamtibmas terus memberikan sosialisasi serta edukasi kepada masyarakat mengenai keamanan lingkungan dan cara mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Sementara itu, Tim URC Unit Reskrim Polsek Pringsewu Kota terus meningkatkan upaya pengungkapan kasus-kasus kriminal yang telah terjadi.
“Artinya, polisi tidak hanya berupaya mencegah kejahatan sebelum terjadi, tetapi juga terus melakukan penindakan dan pengungkapan terhadap kasus yang sudah terjadi,” beber kapolsek.
Jangan Diam Jika Melihat Hal Mencurigakan
Kapolsek juga mengajak masyarakat menjadi bagian dari sistem keamanan lingkungan.
Warga diminta saling peduli dan tidak mengabaikan keberadaan orang maupun kendaraan yang mencurigakan di sekitar lingkungan tempat tinggal.
Jika melihat aktivitas yang mencurigakan, masyarakat diminta tidak melakukan tindakan sendiri yang dapat membahayakan keselamatan.
“Segera laporkan apabila mengetahui adanya tindak kriminalitas, orang yang mencurigakan atau gangguan kamtibmas lainnya. Informasi dari masyarakat sangat membantu kepolisian dalam melakukan pencegahan,” kata Ramon.
Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 untuk menyampaikan laporan maupun informasi yang membutuhkan kehadiran kepolisian.
Jangan Menunggu Jadi Korban
Curanmor bisa terjadi ketika pemilik merasa kendaraannya aman. Karena itu, langkah antisipasi sebaiknya dilakukan sebelum, bukan setelah menjadi korban.
Mengunci stang, menambahkan kunci pengaman, memasang alarm atau GPS, menyediakan CCTV, memilih tempat parkir yang aman, hingga saling mengawasi lingkungan merupakan langkah sederhana yang dapat mempersempit kesempatan pelaku.
Patroli polisi memang penting. Namun keamanan kendaraan tidak bisa sepenuhnya diserahkan kepada petugas.
Polisi hadir untuk mencegah dan menindak, sementara masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga kendaraannya dan lingkungan masing-masing.
“Sebab, pencuri hanya membutuhkan kesempatan. Jangan sampai kelengahan kita yang memberikannya.” tandasnya.
(*)




























