BEKASI // MEDIATNI-POLRI.COM/ Upaya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan pascapelaksanaan Pilkades Serentak Kabupaten Bekasi Tahun 2026. Polsek Serang Baru bersama Polsek Cibarusah dan personel Brimob BKO melaksanakan patroli preventif gabungan, Senin (21/9/2026).
Patroli dilaksanakan mulai pukul 13.00 WIB dengan menyasar Jalan Raya KH Mamun Nawawi, tepatnya kawasan perbatasan antara Desa Sukaragam, Kecamatan Serang Baru, dengan Desa Sindangmulya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi.
Kegiatan tersebut melibatkan Wakapolsek Cibarusah IPTU M. Fadli, Kanit Samapta Polsek Serang Baru IPTU Slamet W., Kanit Samapta Polsek Cibarusah IPDA Udin Samsudin, Danton Brimob BKO IPDA Rojali, AIPTU M. Syayit KA, serta satu pleton personel Brimob.
Patroli gabungan dilaksanakan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas pasca-Pilkades, khususnya di wilayah perbatasan Kecamatan Serang Baru dan Kecamatan Cibarusah.
Selain melakukan pemantauan situasi, personel gabungan juga menyampaikan imbauan kamtibmas kepada masyarakat agar tetap menjaga ketertiban, keamanan dan keharmonisan lingkungan setelah seluruh rangkaian pemungutan serta penghitungan suara selesai dilaksanakan.
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun tindakan yang berpotensi menimbulkan perselisihan.
Perbedaan pilihan selama Pilkades diharapkan tidak mengganggu hubungan kekeluargaan dan persaudaraan yang telah terjalin di tengah masyarakat.
“Kalah menang tetap saudara. Pilihan boleh berbeda, tetapi keamanan, persatuan dan persaudaraan harus tetap kita jaga bersama.”
Patroli preventif tersebut merupakan bagian dari langkah pengamanan Operasi Wibawa Mukti Jaya 2026, dengan mengedepankan kehadiran personel di tengah masyarakat untuk mencegah potensi gangguan keamanan sekaligus memberikan rasa aman pascapelaksanaan Pilkades.
Melalui sinergitas Polsek Serang Baru, Polsek Cibarusah dan Brimob BKO, diharapkan situasi kamtibmas di kedua wilayah tetap aman, damai dan kondusif, sehingga masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan tenang.
(*)




























