JONGGOL // MEDIATNI-POLRI.COM / 02 Nopember 2025 Ujang Ma’mun, ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Sukamekar, memiliki visi besar untuk mengubah Jonggol menjadi destinasi wisata edukasi terpadu bernama Pesona Sagatan Jonggol.
Dengan memanfaatkan potensi alam dan dukungan masyarakat, Ujang Ma’mun bertekad mengangkat ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.kp Tegal Putat RT 02/06 desa Sukasirna kecamatan Jonggol kabupaten Bogor
“Kami memiliki mimpi untuk membuat kawasan wisata edukasi yang terintegrasi dengan pertanian, kehutanan, pariwisata, UMKM, dan semuanya terakomodasi di sini,” ujar Ujang Ma’mun.
Pesona Sagatan Jonggol saat ini memiliki luas lahan 5-6 hektar dan menargetkan pengembangan hingga 50 hektar ke depannya.
Saat ini, fasilitas yang sudah tersedia antara lain mushola, jembatan gantung, dan saung gazebo yang mampu menampung kegiatan camping hingga 600 orang.
Ke depan, Pesona Sagatan Jonggol akan mengembangkan 7 spot wisata unggulan, yaitu Sagatan Emprak (area healing keluarga), Wahangan Camp (glamping di tepi sungai),
Sambolo Paradise (kawasan persawahan dan perikanan), Sagatan Forest (program donasi bibit pohon), Palung Bidadari (waterboom), Sarbili (sarana pendidikan dan pelatihan), dan Tracking Kebunku (jalur tracking terpadu).
“Harapan kami, Pesona Sagatan Jonggol dapat mengangkat taraf ekonomi masyarakat. Target awal kami, 10 hektar pertama dapat menyerap minimal 500 pekerja dari berbagai bidang,” tambah Ujang Ma’mun.
Inisiatif ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk masyarakat sekitar yang memiliki lahan dan tergabung dalam KTH Sukamekar.
Dengan semangat kolaborasi, Pesona Sagatan Jonggol diharapkan dapat menjadi contoh sukses pengembangan ekowisata yang berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
(Red)




























