ACEH UTARA // MEDIATNI-POLRI.COM / Tumpukan lumpur sisa banjir bandang yang menyelimuti SMA Negeri 1 Langkahan mulai dibersihkan melalui aksi Karya Bhakti pada hari ini. Personel dari Yon Zipur-5/Brawijaya Malang bersinergi dengan petugas Kehutanan dan Babinsa Koramil 29/Lkh terjun langsung ke lokasi di Desa Leubok Mane,
Kecamatan Langkahan, untuk memulihkan kondisi sekolah agar layak digunakan kembali. Minggu (18/1/2026).
Aksi lapangan ini dipimpin oleh Lettu Inf Nuryanto dari Yon Zipur-5 dengan membawa 12 personel, didukung penuh oleh tim Kehutanan di bawah pimpinan Bapak Mulyadi beserta 10 anggotanya.
Kehadiran para petugas ini mempercepat proses evakuasi material banjir yang sulit ditangani secara mandiri oleh pihak sekolah karena ketebalan lumpur yang mencapai ruang-ruang kelas.
Babinsa Koramil 29/Lkh, Sertu Hayuti, yang turut mendampingi kegiatan, memastikan setiap sudut area sekolah tersentuh pembersihan.
Prioritas utama tim adalah menguras lumpur dari dalam ruang belajar dan area selasar, serta merapikan kembali halaman sekolah yang sempat tertutup material hanyutan agar akses mobilitas siswa kembali lancar.
Kegiatan ini bukan sekadar pembersihan fisik, melainkan upaya untuk mengembalikan moral para siswa dan tenaga pengajar.
Dengan lingkungan yang bersih, diharapkan mentalitas belajar-mengajar pasca bencana dapat segera pulih,
sehingga para guru dapat menjalankan tugasnya secara efektif tanpa terkendala fasilitas yang kotor dan rusak.
Kolaborasi antara prajurit TNI dan instansi terkait ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan di wilayah terdampak banjir.
Melalui kerja keras ini, SMA Negeri 1 Langkahan diharapkan bisa segera memulai aktivitas akademik normal dalam waktu dekat, membawa harapan baru bagi masyarakat Desa Leubok Mane.
(*)



























