AMPELGADING MALANG // MEDIATNI-POLRI.COM / Suara cangkul yang bertemu tanah basah dan langkah-langkah penuh semangat menjadi saksi bisu perjuangan Satgas TMMD ke-126 Kodim 0818/Malang-Batu bersama warga Dusun Krajan 1A, Desa Lebakharjo, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Dalam kebersamaan yang kental dengan semangat gotong royong, pekerjaan fisik pembangunan drainase desa kini telah mencapai 50 persen.
Setiap pagi, para prajurit TNI dan warga setempat bahu membahu menggali tanah, meratakan,
serta menyusun batu demi mewujudkan saluran air yang kelak akan menjadi sumber kehidupan bagi sawah dan permukiman warga.
Suasana kerja penuh semangat selalu mewarnai lokasi, di tengah panas terik dan peluh yang mengalir, tak terdengar keluhan, melainkan tawa dan semangat untuk menuntaskan tugas bersama.
“Semoga dengan pembangunan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan tidak lagi terjadi banjir. Pekerjaan sudah mencapai sekitar 50 persen,” ujar Bagong, Koordinator Tukang, saat ditemui di lokasi pada Rabu (15/10/2025).
Pembangunan drainase ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat. Setiap sentimeter saluran yang terbentuk adalah hasil kerja keras dan pengorbanan bersama.
Bagi para prajurit, keberhasilan ini adalah wujud pengabdian tanpa pamrih. Bagi warga, setiap batu yang tersusun rapi membawa harapan akan masa depan desa yang lebih nyaman, sehat, dan terbebas dari genangan air.
Program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menumbuhkan nilai-nilai sosial seperti kebersamaan, kepedulian, dan semangat gotong royong.
Pencapaian 50 persen ini menjadi pelecut semangat bagi Satgas TMMD dan masyarakat Lebakharjo untuk menuntaskan pembangunan hingga 100 persen tepat waktu.
Drainase yang kini tengah dikerjakan akan menjadi warisan berharga bagi warga Desa Lebakharjo — simbol kerja keras, kebersamaan, dan keikhlasan antara TNI dan rakyat dalam membangun desa menuju masa depan yang lebih cerah dan tangguh.
Ratri


























