SAROLANGUN // MEDIATNI-POLRI.COM/ 5 September 2026 – Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Bukit Berantai, Kecamatan Batang Asai, Kabupaten Sarolangun, terus dikebut oleh TNI melalui Koramil 420-01/Batang Asai jajaran Kodim 0420/Sarko.
Tahap demi tahap pengerjaan dilakukan sebagai wujud kepedulian TNI dalam membantu membuka akses masyarakat, khususnya untuk menunjang aktivitas perekonomian dan pendidikan.
Pada Sabtu (5/9/2026), personel Koramil 420-01/Batang Asai kembali melaksanakan pekerjaan pembangunan jembatan gantung yang nantinya diharapkan menjadi jalur penghubung penting bagi masyarakat Desa Bukit Berantai dan wilayah sekitarnya.
Pekerjaan yang dilakukan hari ini meliputi pelangsiran material dinding dan lantai jembatan dari Desa Muara Air Dua menuju Desa Bukit Berantai.
Karena kondisi medan dan akses menuju lokasi, material tersebut diangkut secara bertahap menggunakan kendaraan roda dua (motor).
Selain itu, personel juga melaksanakan penegakan tiang pada titik jauh dengan menggunakan katrol derek.
Pekerjaan ini membutuhkan ketelitian dan kerja sama tim agar posisi tiang dapat berdiri sesuai dengan konstruksi yang telah direncanakan.
Babinsa Koramil 420-01/Batang Asai, Kopda Bambang Purwadi, selaku Babinsa pengawas, turut memantau jalannya kegiatan untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Pembangunan jembatan gantung ini memiliki arti penting bagi masyarakat. Selain mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, keberadaan jembatan diharapkan dapat memperlancar akses hasil pertanian masyarakat menuju wilayah pemasaran sehingga dapat mendukung peningkatan perekonomian.
Di sisi lain, jembatan tersebut juga diharapkan memberikan manfaat besar bagi anak-anak sekolah. Akses penghubung yang lebih mudah dan aman akan membantu para pelajar dalam perjalanan menuju dan pulang dari sekolah, terutama bagi masyarakat yang selama ini menghadapi keterbatasan akses transportasi.
“Pembangunan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan dan ketepatan pekerjaan. Harapannya, jembatan ini nantinya benar-benar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mendukung akses pertanian dan pendidikan,” demikian disampaikan dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.
Untuk kegiatan berikutnya, personel akan kembali melanjutkan pelangsiran dinding dan lantai jembatan dari Desa Muara Air Dua menuju Desa Bukit Berantai, sekaligus melakukan penyetelan tiang pada titik jauh yang telah berdiri.
Selama pelaksanaan kegiatan pada Sabtu (5/9/2026), kondisi cuaca di wilayah tersebut relatif mendukung, dengan cuaca cerah pada pagi, siang hingga sore hari.
Kehadiran TNI dalam pembangunan jembatan gantung ini menjadi bukti nyata semangat gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat.
Setiap material yang diangkut, setiap tiang yang ditegakkan, dan setiap tahap pembangunan yang diselesaikan menjadi bagian dari upaya menghadirkan akses yang lebih baik bagi masyarakat Desa Bukit Berantai.
(Nurcholik)




























