TULANG BAWANG BARAT // MEDIATNI-POLRI.COM/ Ujian beladiri Berkala Polri merupakan salah satu syarat mutlak yang harus dilalui untuk mendapatkan kenaikan pangkat bagi semua anggota Polri. Bela diri Polri ini harus dikuasai oleh setiap anggota Polri dalam menunjang tugasnya sebagai pelindung dan pengayom masyarakat
Polres Tulang Bawang Polda Lampung selaku tuan rumah penyelenggara menggelar Ujian Bela Diri Berkala Periode 1 Januari 2027 sebagai syarat Usulan Kenaikan Pangkat (UKP). Senin (31/08/2026) pagi
Kegiatan ini berlangsung di Lapangan Mapolres Tulang Bawang dan merupakan bagian dari sistem rayonisasi yang melibatkan Polres Tulang Bawang Barat, Polres Mesuji dan Polres Tulang Bawang, Personel Polres Tubaba diikuti Sebanyak 40 Personil dalam Ujian beladiri Kenaikan Pangkat Periode 1 Januari 2027
Pelaksanaan ujian dipimpin langsung oleh Tim Uji dari Polda Lampung yang diketuai oleh Kabagwatpers Ro Sdm Polda lampung AKBP Ade Yaman, S.Ag, S.H, Tim melakukan pengawasan ketat terhadap seluruh rangkaian tes, mulai dari uji jasmani hingga bela diri Polri.
Kapolres Tubaba AKBP Himmawan Setiawan, S.I.K., M.Tr.Opsla. melalui Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Kompol A. Pancarudin, S.H., M.M, mengatakan bahwa ujian Bela diri merupakan salah satu persyaratan untuk mengajukan kenaikan pangkat bagi personil Polri adalah wajib lulus ujian beladiri.
“Penilaian dilakukan secara objektif guna memastikan kesiapan fisik dan kemampuan bela diri setiap peserta,” ujar Kabag Sdm
Kabag Sdm menambahkan, kegiatan ini bukan hanya penilaian fisik semata, tetapi juga menjadi ajang pemantapan mental dan profesionalisme anggota.
“Semoga seluruh peserta mendapatkan hasil terbaik dan lulus seluruh tahapan seleksi UKP,” tambahnya.
AKBP Ade Yaman turut mengapresiasi semangat para peserta dan berharap peserta melaksanakan sesuai dengan ketentuan olahraga dan bela diri Polri.
“Mari kita laksanakan dengan baik, penuh tanggung jawab, dan tetap mengutamakan keselamatan,” katanya.
Sementara itu, Kabagwatpers Ro Sdm Polda lampung AKBP Ade Yaman, S.Ag, S.H, menambahkan bahwa ada tiga unsur utama dalam penilaian, yaitu ketepatan gerakan, penguasaan teknik, serta semangat peserta.
“Dengan semangat kebersamaan dan dedikasi tinggi, diharapkan seluruh personel yang mengikuti ujian mampu melewati proses ini dengan hasil maksimal sebagai bentuk kesiapan mereka untuk mengemban tanggung jawab yang lebih tinggi.” Pungkasnya .
(*)



























