PASAMAN // MEDIATNI-POLRI.COM/ Gabungan Media Online Talamau menyampaikan teguran paling keras dan serius terhadap pelaksanaan proyek perbaikan dan pemeliharaan jalan provinsi yang menghubungkan Kecamatan Talamau Pasaman barat hingga Kecamatan Duo Koto, Kabupaten Pasaman, selasa 29 September.
Hasil peninjauan langsung ke lokasi membuktikan: pasangan batu penahan badan jalan TIDAK SESUAI dengan ketentuan yang seharusnya.
Sebagian besar atau sebagian titik justru menggunakan batu cadas / batu gunung, padahal yang dijadwalkan dan disepakati adalah batu air yang berkualitas jauh lebih baik dan tahan lama.
Kami tanyakan secara terbuka:
Apakah batu cadas ini memang tertulis di dokumen perjanjian kerja saat penandatanganan? Jika tidak, ini adalah pelanggaran nyata terhadap kontrak.
Mengapa material berkualitas rendah bisa masuk dan dipasang tanpa ada yang menghentikannya?
Keberadaan batu cadas ini sudah DIAKUI oleh pihak yang mengantar batu tersebut. Ini bukan sekadar dugaan—ini bukti nyata di lapangan.
Kami pun menuntut jawaban dari pemerintah:
Apakah proyek ini punya pengawas yang sah atau TIDAK ADA sama sekali? Jika ada pengawas, mengapa pelanggaran ini dibiarkan terjadi di beberapa titik? Apakah pengawasan hanya sekadar nama di kertas, tanpa turun ke lokasi? Apakah ada kelalaian, atau sengaja ditutup-tutupi?
Kami ingatkan dengan tegas ,Dana perbaikan jalan ini uang rakyat, bukan uang main-main! Bantuan seperti ini tidak mungkin turun setiap tahun. Jika kualitasnya asal-jadi, rusak dalam waktu singkat, siapa yang akan dirugikan? Rakyat juga
Kami menegaskan:
Gabungan Media Online Talamau TIDAK AKAN DIAM saja Kami akan terus memantau, melaporkan, dan mengawal proyek ini dari awal sampai selesai. Bukan untuk mencari kesalahan, tapi agar uang yang dikeluarkan pemerintah benar-benar menghasilkan jalan yang kokoh, awet, dan layak digunakan.
Kami menuntut pihak terkait baik dinas maupun pelaksana proyek:
Segera periksa kembali dokumen perjanjian kerja: apakah batu cadas termasuk spesifikasi yang disepakati?
Berikan penjelasan resmi kepada masyarakat tentang temuan ini.
Lakukan perbaikan segera: ganti batu cadas yang tidak sesuai dengan batu air sebagaimana mestinya.
Tegakkan pengawasan yang sebenarnya—bukan sekadar jabatan, tapi benar-benar menjaga kualitas.
Jangan biarkan dugaan permainan proyek” terus melekat. Jangan sampai rakyat kecewa karena pekerjaan yang dibayarkan negara ternyata asal jadi.
Kami bersama seluruh masyarakat penerima manfaatkami kawal, kami pantau, kami jaga! Jalan ini milik kita semua, tidak boleh dikorbankan demi keuntungan segelintir pihak saja.
(*)




























