SAMPIT // MEDIATNI-POLRI.COM / Hari ini kerja bakti jum, at bersih dilaksanakan di jalan Cristopel Mihing Baamang Tengah kecamatan Baamang Kotawaringin Timur Sampit
Kerja Bhakti hari ini membersihkan Drainase yang tersumbat agar bila hujan turun air cepat mengalir terutama di jalan Cristopel Mihing dari Depo sampah SMPN 3 Sampit sampai sungai Baamang.
Sementara Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Dapil II, Dadang H Syamsu, menyoroti banjir yang merendam sejumlah wilayah di Kota Sampit pada Selasa 12 Agustus 2025 yang lalu.
Ia meminta pemerintah daerah memberikan perhatian serius untuk mengatasi masalah tersebut.
Menurutnya, buruknya kondisi drainase menjadi tamparan buruk bagi dinas teknis, karena hal ini jadi penyebab utama banjir terjadi saat hujan deras.
“Drainase buruk, kita harap ada pembersihan dan segala macam upaya untuk mengatasi banjir ini. Jalan di Cristopel Mihing itu yang parah di Baamang, harus ada perhatian serius,” tegas Dadang,
Politisi PAN ini menilai, penanganan banjir tidak boleh bersifat sementara, melainkan harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan.
Perbaikan drainase, normalisasi dan pembersihan saluran, serta pemeliharaan rutin dinilai sangat penting untuk mencegah genangan air berulang.
Dadang menambahkan, persoalan banjir ini juga berdampak pada aktivitas warga, termasuk di sektor pendidikan dan perekonomian.
Ia berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan baru, tetapi juga pada perbaikan infrastruktur dasar yang sudah ada.
“Kami harapkan kepada aparat terterkait dari pemerintah daerah bisa mengirimkan excavator mini untuk melakukan pengerukan parit dari depo sampah SMPN 3 ke utara sampai sungai Baamang di jalan Cristopel Mihing karena paritnya sudah dangkal dan sering tergenang air juga tidak lancar,”ucap Ketua Rt 36 mawardi jum’at (15/8/2025)
Sementara Ketua RT 32 Baamang Tengah Hasanudin mengatakan “Kami atas nama seluruh RT/RW Baamang Tengah kecamatan Baamang khususnya kelurahan Baamang Tengah minta diturunkan alat berat excavator mini,” Pintanya
“Karena selama musim hujan mulai Depo sampah SMPN 3 sampai kearah utara sering tergenang air dikarenakan drainase dangkal serta tempat-tempat yang tidak beraturan sehingga menutup drainase tersebut, “jelasnya
“Kami juga meminta kepada bapak Bupati dan Dinas PU untuk menertibkan drainase yang berada di kecamatan Baamang khususnya kelurahan Baamang Tengah jalan Cristopel Mihing,”terangnya
(Ariyanto)



























