YOGYAKARTA SELATAN // MEDIATNI-POLRI.COM / Pondok Pesantren adalah pilar penting pembangunan perdesaan yang umumnya berakar di desa, Pondok Pesantren juga merupakan bagian strategis dari upaya membangun lingkungan yang aman, peduli, dan tangguh bencana di Indonesia.
Melalui inisiatif seperti [Pesantren Tangguh Bencana (PESTANA)], Ponpes memperkuat kesiapsiagaan warga pesantren dalam menghadapi bencana alam maupun non-alam.
Atas dasar hal tersebut, Rumah Zakat dan Relawan Desa Tangguh Bencana ( Destana) Pekon Yogyakarta Selatan berkolaborasi melaksanakan peningkatan Kapasitas Destana dengan melibatkan Pengurus dan Santri Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Misykat Al Anwar yang berada di wilayah Pekon Senin.(11/5/2026).
“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini, karena akan sangat bermanfaat bagi kami.semua, bahkan saat proses Akreditasi hal tersebut sangat dibutuhkan” ungkap Ustadz Siladzik Hikmatias selaku Pimpinan Pondok
Edukasi dan Sosialisasi Pondok Pesantren Aman Bencana (SPAB) yang diikuti oleh kurang lebih 40 peserta dari unsur Pengajar dan Santri ini bertujuan meningkatkan kapasitas santri dan pengelola pondok dalam mitigasi, kesiapsiagaan, serta evakuasi mandiri.
Kegiatan ini melibatkan pelatihan simulasi, edukasi risiko bencana, dan pembentukan tim santri tangguh, yang krusial untuk melindungi jiwa dan infrastruktur pesantren.
Hadir sebagai Narasumber Angga Bagus Saputra dan Rosyid Ahmad dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Satgas PB Damkar dan Penyelamatan Kabupaten Pringsewu.
Sementara itu Agus Purnomo selaku Koordinator Relawan Rumah Zakat Pringsewu menyampaikan bahwa kedepan akan secara berkelanjutan melakukan pendampingan dan fasilitasi bagi Pondok Pesantren Tahfidz Qur’an Misykat Al Anwar yang memang masuk diwilayah yang memiliki potensi kerawanan bencana Angin Puting Beliung.
(*)




























