SAMPIT // MEDIATNI-POLRI.COM / Dalam rangka menumbuhkan rasa cinta sekaligus meneladani akhlak Rasulullah Muhammad SAW, Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW pada Jum’at, 19 September 2025.
Acara penuh khidmat tersebut berlangsung di Lapangan jalan TVRI gang Karya Mandiri dan H Ibat Kecamatan MB Ketapang, kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.
Sebagai tuan rumah sekaligus penyelenggara, Surono yang juga menjabat sebagai Ketua RT 67/04 menyampaikan rasa syukurnya atas terselenggaranya kegiatan ini.
Ia berharap momentum Maulid Nabi dapat mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan semangat umat dalam meneladani ajaran Nabi Muhammad SAW.
“Kami ingin menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini bukan sekadar seremonial, tetapi juga momentum untuk memperdalam cinta kita kepada Rasulullah dan memperkuat akidah umat Islam, khususnya generasi muda,” ungkap Surono
Maulid ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari tokoh masyarakat, pemuka agama, ustadz dan anak pesantren, yang ikut memeriahkan suasana.
Kehadiran jamaah yang memenuhi Lapangan perumahan jalan TVRI gang karya mandiri dan H Ibat ini semakin menambah semarak acara penuh makna tersebut.
Rangkaian acara dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang Dilanjutkan dengan tausiah oleh Ustazd H Muhyiddin
Dalam ceramahnya Ustazd H Muhyiddin menyampaikan dengan tema “Dengan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H Mari Kita Teladani Akhlak Rasulullah dalam hidup bertetangga”
“Di tempat ini kita mengenang Rasulullah, beliau itu seorang nabi dan rasul yang diutus oleh Allah SWT, Yang beliau sudah nyatakan dalam hadisnya aku diutus oleh Allah SWT ke bumi ini, untuk menyempurnakan kemuliaan akhlak. Berarti manusia ketika belum ada Rasulullah, akhlaknya buruk, makanya namanya Jahiliyah. Diutusnya nabi, untuk menyempurnakan akhlak. karena akhlak itulah yang sangat dibanggakan oleh nabi,”ujar ustazd
Bahkan orang yang paling dekat dengan nabi nantinya, orang yang paling baik akhlaknya, bukan yang paling banyak ibadahnya,
tidak juga yang paling banyak puasanya, tetapi orang yang paling baik akhlaknya itulah orang yang paling dekat dengan baginda Rasulullah SAW,” terangnya
Bahkan Allah memuji dengan Rasulullah, sebagai orang yang paling tinggi akhlaknya, Ini pujian yang dilontarkan oleh Allah SWT kepada baginda Rasulullaha karena khlak nabi sangat mulia,
“Akhlak nabi sangat diagungkan oleh orang-orang yang cinta dengan nabi. Berarti kalau kita berbuat, mempelajari akhlak yang mulia itu, kita sama artinya mengikuti sunnahnya baginda Rasulullah Muhammad SAW,” Jelasnya
Menurut Sardani yang juga ketua DPP LSM Bintang Kalimantan Independen dan juga Wakaperwil Media TNI-Polri dan Tokoh Masyarakat, Perumahan gang Karya Mandiri dan H Ibat,
mengatakan “Generasi muda Islam perlu memperkuat iman dan akhlak mulia agar mampu menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai umat Nabi Muhammad SAW,”ungkapnys
“Peringatan Maulid Nabi ini tidak hanya menjadi ajang memperkokoh iman, tetapi juga wadah mempererat silaturahmi antar umat. Dengan terselenggaranya Maulid ini, diharapkan semangat meneladani akhlak Rasulullah terus tumbuh di hati umat Islam, khususnya di perumahan jalanTVRI gang Karya Mandiri dan H Ibat, sehingga lahir generasi berakhlakul karimah yang unggul dan bermanfaat bagi masyarakat luas,”ujar Sardani.
(Ariyanto)




























