KOTIM // MEDIATNI-POLRI.COM / Seorang anak usia 7 tahun di Komplek Perum Gerbang Patas Angin, Sampit, Kotawaringin Timur (Kotim), dilaporkan terjangkit demam berdarah (DBD).
“Hari ini kami melaksanakan fogging siklus kedua, karena di Komplek Perum Gerbang Patas Angin yang berlokasi di belakang sekolah ini ditemukan satu kasus DBD pada anak umur 7 tahun,” kata Petugas Puskesmas Baamang 1, Bimbim Ambar Bening, Rabu (23/07/2025).
“Anak ini terjangkitnya sepertinya di lingkungan rumah bukan di lingkungan sekolahnya, jadi kami dari Puskesmas Baamang 1 melapor ke Dinas Kesehatan Kotawaringin Timur, dan pihak Dinkes langsung melakukan fogging agar kasus DBD ini tidak melonjak,” jelasnya.
“Selain di SMAN 2 Sampit, hari ini kami juga melakukan fogging di SMAN 3, SMKN 1 dan TK.Babul Jannah, jadi ada 4 lokasi sekaligus,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Sampit, Drs.Kodarahim, mengatakan sekolahnya sudah diberitahukan sebelumnya oleh pihak Dinas Kesehatan Kotim bahwa akan ada kegiatan fogging hari ini.
“Pihak Dinkes Kotim sudah menginformasikan sebelumnya kepada kami bahwa hari ini akan ada kegiatan fogging. Fogging ini adalah yang kedua kalinya dilakukan di sekolah kami,” kata Kodarahim.
“Dinkes Kotim melakukan fogging saat siang hari, sehingga pagi harinya para siswa masih bisa belajar seperti biasa, dan karena ada kegiatan fogging para siswa kami pulangkan lebih awal sebelum pukul 15.00 WIB,” ujarnya.
“Fogging dimulai pukul 11.30 WIB, kegiatan ini adalah inisiatif dari Dinkes Kotim karena mereka menemukan kasus DBD diluar lingkungan sekolah, tapi karena sekolah dekat dengan lokasi kejadian maka mereka mengadakan fogging di sekolah kami,” ucapnya.
“Alhamdulillah sampai saat ini belum ada laporan ada siswa kami yang terkena DBD, kita tentunya berharap setelah dilakukan fogging ini tidak ada siswa kami yang terkena DBD dan sehat semuanya,” pungkas Kodarahim.
(Tbk)





























