JAKARTA // MEDIATNI-POLRI.COM / Menjelang penyelenggaraan kegiatan lokakarya, Ketua DPC FSP.BM-PPKL-PB Jakarta Timur, Jayadi, didampingi Sekretaris menghadiri undangan dari manajemen PT RKM guna membahas berbagai isu terkait pedagang binaan yang beraktivitas di area loading.
Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam mempersiapkan agenda strategis organisasi,
khususnya dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas anggota, termasuk para pedagang pasar dan pedagang kaki lima, khususnya di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur.
Dalam diskusi yang berlangsung, sejumlah persoalan krusial menjadi perhatian bersama, di antaranya penataan pedagang di area loading,
pengelolaan aktivitas usaha, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) agar lebih tertib, profesional, dan berdaya saing.
DPC FSP.BM-PPKL-PB Jakarta Timur dalam waktu dekat akan menyelenggarakan lokakarya bertema Pemberdayaan SDM sebagai upaya meningkatkan solidaritas, kapasitas, dan kompetensi anggota, termasuk para pedagang binaan.
Kegiatan ini ditujukan bagi pekerja bongkar muat, pedagang pasar, dan pedagang kaki lima guna memperkuat peran mereka di sektor informal maupun semi-formal.
Selain itu, pertemuan antara serikat pekerja dan pihak perusahaan juga membahas berbagai isu strategis terkait keberlangsungan usaha, penataan, serta kenyamanan para pedagang, khususnya pedagang binaan.
Fokus utama mencakup penguatan hubungan industrial yang harmonis, mediasi sengketa operasional di lapangan,
serta peningkatan kompetensi anggota agar mampu beradaptasi dengan perkembangan usaha.
Kegiatan ini diharapkan mampu menciptakan ketertiban di lingkungan pasar dan area usaha lainnya,
sekaligus menjadi wadah komunikasi yang konstruktif antara pedagang Perumda Pasar Jaya dan pihak perusahaan.
Ketua DPC FSP.BM-PPKL-PB Jakarta Timur, Jayadi, menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam membangun sinergi yang berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi anggota serta para pedagang pasar, baik dalam peningkatan kemampuan maupun dalam menciptakan hubungan kerja yang harmonis,” ujarnya.
Melalui sinergi antara serikat pekerja, pemerintah, dan perusahaan, diharapkan tercipta keseimbangan antara kepentingan usaha dan kesejahteraan pelaku usaha,
sehingga mampu mendukung keberlanjutan perusahaan serta stabilitas di sektor perdagangan dan jasa bongkar muat.
Peningkatan kualitas sarana pasar, penataan pedagang, serta perbaikan sarana dan prasarana penunjang menjadi bagian penting dalam mewujudkan pasar yang sehat dan tertib sesuai dengan tujuan Perumda Pasar Jaya.
PT RKM (PT Rapik Karya Mandiri) sendiri telah menjalin kerja sama resmi dengan Perumda Pasar Jaya sebagai langkah strategis dalam penataan dan revitalisasi pasar.
Sebagai mitra swasta, PT RKM terlibat dalam pengembangan dan pembenahan kawasan pasar,
termasuk di Pasar Induk Kramat Jati, melalui skema kerja sama bisnis-ke-bisnis (B2B).
Kerja sama ini diharapkan mampu menghadirkan lingkungan pasar yang lebih tertata, bersih, dan nyaman, baik bagi pedagang maupun masyarakat sebagai konsumen.
Jurnalis Sutikno




























