BEKASI // MEDIATNI-POLRI.COM / Polres Metro Bekasi melalui Satuan Pengamanan Objek Vital menghadiri pertemuan bulanan Forum Komunikasi dan Kerja Sama Manajemen (FKKSM) kawasan industri MM2100, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Conference Room PT MMID, Jalan Sumatera Blok C Kawasan MM2100 tersebut mengangkat tema “HR Essentials: From Hiring to Retirement Readiness & Sosialisasi Website Nyari Gawe”.
Forum ini menjadi ruang dialog bersama antara unsur pemerintah, dunia usaha, praktisi sumber daya manusia, serta kepolisian dalam membahas dinamika ketenagakerjaan.
Kehadiran Polres Metro Bekasi dalam kegiatan tersebut diwakili oleh PS Kasat Pamobvit Kompol Saiful Anwar, S.H., M.Si., didampingi Aipda Jeffry Eka W selaku Banit Pam Waster.
Turut hadir Kapospol MM2100 Ipda Dody Dwi Prabowo, S.H., Pembina FKKSM H. Darwoto, S.E., perwakilan manajemen MMID, serta jajaran instansi ketenagakerjaan dari Kabupaten Bekasi dan Provinsi Jawa Barat.
Dalam forum itu, peserta membahas perkembangan situasi global yang berdampak terhadap dunia industri dan ketenagakerjaan.
Sejumlah persoalan turut menjadi perhatian, mulai dari ancaman pemutusan hubungan kerja, hambatan birokrasi perizinan dan logistik, hingga isu regulasi yang dinilai memengaruhi iklim usaha di kawasan industri.
Perubahan pola kerja dalam satu dekade terakhir juga menjadi pembahasan penting. Transformasi menuju smart manufacturing, penggunaan teknologi robotik, serta perkembangan digital workplace dinilai perlu direspons dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar mampu menciptakan nilai tambah dan menjawab kebutuhan industri masa depan.
Dalam pemaparannya, disebutkan bahwa jumlah tenaga kerja di Jawa Barat mencapai sekitar 26,89 juta orang. Dari jumlah tersebut, masih terdapat sekitar 1,9 juta warga yang belum bekerja.
Kondisi ini dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti persebaran lowongan kerja yang belum merata, keterbatasan pengalaman kerja, kurangnya akses informasi lowongan, hingga praktik pungutan liar dalam proses pencarian kerja.
Sebagai langkah memperluas akses informasi dan mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Barat memperkenalkan platform digital Nyari Gawe.
Website tersebut diharapkan menjadi sarana yang lebih terbuka, mudah dijangkau, dan transparan bagi masyarakat dalam memperoleh informasi kesempatan kerja.
Melalui forum ini, Polres Metro Bekasi mendukung penguatan komunikasi antarinstansi dalam membangun ekosistem ketenagakerjaan yang sehat.
Sinergi antara pemerintah, pelaku industri, tenaga kerja, dan kepolisian diharapkan dapat mencegah potensi gangguan sosial serta menciptakan ruang kerja yang produktif dan berkeadilan di Kabupaten Bekasi.
(*)




























